Gubernur Khofifah Tinjau Longsor di Pamekasan

  • Whatsapp

Gubernur Khofifah Sampaikan Duka Cita Mendalam dan Serahkan Bantuan Bagi Keluarga Korban Meninggal

KABAR RAKYAT Bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pamekasan, tepatnya di Pondok Pesantren An-Nidzomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean pada Selasa (23/2) lalu masih meninggalkan luka mendalam bagi para keluarga korban. 

Tercatat lima orang santriwati dinyatakan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Kedua orang santriwati yang luka-luka tersebut hingga saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit setempat. 

Bacaan Lainnya

Guna memberikan dukungan moril baik kepada santriwati maupun keluarga korban, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M.,meninjau langsung lokasi longsor di Pondok Pesantren An-Nidzomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kec. Pasean, Kab. Pamekasan, Kamis (25/2) sore. 

Turut mendampingi pada kegiatan tersebut, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Sekretaris Daerah Prov. Jatim Heru Tjahjono, serta beberapa Pejabat OPD di lingkup Pemprov Jatim dan Kab. Pamekasan. 

Setibanya di lokasi, Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim dan rombongan diterima oleh pengurus pondok dan langsung meninjau lokasi kamar santriwati yang diterjang tanah longsor. Dimana, tiga kamar santri putri tersebut diketahui rusak parah akibat longsoran yang juga disertai pohon tumbang. 

Usai melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban yang tertimpa musibah, serta bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran. Dirinya juga mendo’akan agar para korban yang kesemuanya masih tercatat sebagai santriwati bisa diampuni dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT. 

“Semoga para santriwati yang menjadi korban musibah ini, diterima semua amal ibadahnya,  diampuni dosa-dosanya dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Karenanya, kehadiran kami hari ini, diharapkan bisa menjadi bagian yang memberi penguatan dari  layanan pendidikan di Pesantren ini,” ungkap orang nomor satu di Pemprov Jatim ini. 

Terkait langkah teknis yang akan dilakukan, Gubernur Khofifah meminta Bupati Pamekasan bersama BPBD dan dinas terkait lainnya untuk melakukan study mendalam terkait kerawanan tanah di sekitar lokasi longsor. Ini penting dilakukan, sebagai bentuk upaya penguatan sekaligus perlindungan kepada masyarakat mengingat wilayah-wilayah tersebut juga sering dilewati masyarakat. 

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *