Senin, Januari 25, 2021
Beranda KEBIJAKAN Gubernur Khofifah Tunjuk BPSDM Leading Sector Jatim Coorporate University

Gubernur Khofifah Tunjuk BPSDM Leading Sector Jatim Coorporate University

Wujudkan ASN di Birokrasi yang Profesional dan Berkelas Dunia

KABAR RAKYAT – Demi wujudkan ASN yang Profesional dan berkelas dunia dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang berorientasikan pada hasil. Maka itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kemenpan-RB dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) melakukan MoU membentuk Jatim Coorporate University (CorpU).

“Wujudkan daya saing ASN, Pemprov Jatim memiliki format yang sedang disinergikan antara Kemenpan-RB dan LAN, itu adalah corporate University. Terimakasih Pak Menpan-RB dan Pak kepala LAN telah berikan kesempatan untuk BPSDM Jatim mengimplementasikan Corporate University,” Kata Gubernur Khofifah.

Prosesi MoU pembentukan Jatim Coorporate University dilakukan secara Virtual bersama Menpan RB Tjahjo Kumolo bersama Kepala LAN Dr. Adi Suryanto di kantor masing- masing sementara Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (29/12).

Ia menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada Kemenpan RB dan LAN yang telah memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan kompetensi aparatur di Jatim.

“Penandatanganan Nota Kesepakatan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus kepercayaan besar bagi Pemprov Jatim yang harus dibuktikan dengan penuh tanggung jawab dan keseriusan,” ungkapnya.

Pembentukan Jatim Coorporate University, lanjut Khofifah sangat dibutuhkan karena bersifat integratif, partisipatif dan sustainable. Agar lebih optimalkan Jatim Coorporate University, Pemprov Jatim menunjuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim sebagai koordinator atau pusat pengembangan kompetensi ASN.

Khofifah juga menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan pada CorpU adalah belajar dimana saja sehingga lebih banyak formatnya magang atau on The Job Training. Sistemnya bisa melalui Streaming. Jadi ASN dapat meningkatkan profesionalitas sesuai dengan kompetensi yang mereka inginkan, dan dari berbagai daerah.

“Sesuai dengan kompetensi masing-masing. Mislanya di bidang perencanaan berarti nanti lebih banyak di Bappeda kalau anggaran Berarti di BPKAD atau yang lainnya,” jelasnnya.

BPSDM sendiri, juga memiliki jejaring kerjasama dengan berbagai pihak sebagai sumber belajar sehingga siap untuk membentuk Tim pembelajar yang dapat melayani kebutuhan pengembangan kompetensi ASN.

Khofifah berharap, pembentukan Jatim Coorporate University dapat menyasar target, utamanya para ASN Pemprov Jatim dan Pemkab/Pemkot di seluruh Jawa Timur.
Saat ini, jumlab ASN di Pemprov Jatim berjumlah 78.351 orang yang terdiri dari 46.746 PNS, 9.958 PTT-PK dan 21.467 GTT/PTT Dindik Non PNS. Sedangkan, jumlah ASN di kabupaten/kota sebanyak 293.384 orang.

“Dengan demikian, potensi lebih dari 371 ribu yang tidak mungkin jumlah sebesar itu, pengembangan kompetensinya dilakukan secara konvensional dan klasikal saja,” tegasnya.

Sementara itu Kepala LAN Dr. Adi Suryanto menyambut baik langkah kerjasama antara Kementerian PAN-RB dan Lembaga Administrasi Negara dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka mengembangkan ASN Corporate University.

Pembentukan CorpU dinilai sebagi respon adanya pergeseran paradigma dari training and development menjadi learning and development yang berfokus pada peningkatan kompetensi pegawai dalam rangka meningkatkan kinerja dan produktifitas pembangunan nasional dalam tataran praktek pengembangan kompetensi.

“Atas nama lembaga Kami menyambut baik gagasan ini karena pilihan kita mengembangkan ASN Corporate University adalah merupakan salah satu pilihan yang dapat kita ambil dalam rangka memperbaharui dan modernisasi cara kita dalam pembelajaran dan peningkatan SDM,” Ucap Kepala LAN.

Sejalan dengan itu, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo juga mengapresiasi dan menyambut baik langkah kerjasama 3 lembaga yaitu Kemenpan-RB, LAN dan Pemprov Jatim dalam upaya pengembangan Kompetensi ASN Pemprov Jatim.
Dirinya pun berharap agar segera ada tindak lanjut yang konkret. Sehingga segera mampu memperoleh dampak positif untuk meningkatkan daya saing, serta mewujudkan visi misi Pemerintah Pusat.

“Ini langkah penting untuk menindaklanjuti upaya bersama dalam tingkatkan profesionalisme ASN. Nota Kesepakatan ini menjadi awal yang lebih baik bagi semua termasuk Kementerian PAN-RB, LAN dan Pemprov Jatim,” Kata MenPAN-RB.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca