Gugus Tugas Covid-19 Bondowoso Prioritaskan Wilayah Krusial untuk Rapid Test Massal

  • Whatsapp
Jubir Gugus Tugas Bondowoso
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Bondowoso, dr.  Moh. Imron

KABAR RAKYAT – Rapid Test massal di Kabupaten Bondowoso akan terus dilakukan di titik krusial dicurigai memicu timbulnya bahaya terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bondowoso, dokter Muhammad Imron mengatakan, rapid test itu akan terus dilakukan. Pemetaannya dengan menentukan titik- titik paling krusial terlebih dahulu, misalnya ada masyarakat yang pernah datang ke Gowa.

Bacaan Lainnya

“Kami langsung rapid test dan dari 9 orang tersebut ada 3 orang yang reaktif,” jelasnya, Jumat (29/5/2020).

Menurutnya jika terdapat kasus dan dapat terdeteksi sejak dini, maka akan menjadi hal yang positif.

“Sehingga gugus tugas bisa segera mengambil tindakan. Berikutnya bagi yang reaktif maka akan dilanjutkan dengan swab PCR . Jika hasil laboratorium negatif , maka boleh pulang. Namun jika positif, maka harus mengikuti protokol isolasi  sampai sembuh,” tegasnya.

dr. Moh. Imron menambahkan,  perlu diketahui dari seluruh kasus Covid-19 di Kabupaten Bondowoso, tidak ada yang sampai merenggut nyawa.

“Artinya penyakit ini bisa sembuh dan disembuhkan,”imbuh Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso.

Baca: Gubernur Khofifah: Lindungi Lansia dari Resiko Terpapar COVID-19

Baca: Dapat BST, Seorang Perangkat Desa Klekean Pilih Serahkan Warga Tak Mampu

Pertama kali, rapid test massal dilaksakana di pasar induk Bondowoso. Berikutnya di Nangkaan dekat dari kluster keluarga Nangkaan. Terakhir adalah warga tahanan Polres Bondowoso.

Gugus Tugas Covid-19 Bondowoso saat ini sudah menyediakan sekitar 5.000 alat Rapid Test. Upaya deteksi dini, misalnya dari 138 orang di pasar induk,  tiga di antaranya hasilnya reaktif. Maka langkah selanjutnya dilakukanlah karantina.

Namun di titik lainnya menunjukkan hasil yang baik. Misal rapid test di kawasan kluster Nangkaan, hasilnya adalah non reaktif.

Kemudian gerakan tersebut berlanjut ke tahanan Polres Bondowoso,  sebanyak 55 tahanan Polres Bondowoso dilakukan rapid test namun hasilnya non reaktif semua.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *