Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0, Ini Kiat Wagub Emil

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Wakil Gubenur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak seluruh mahasiswa bergabung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara yang juga calon angkatan kerja untuk tingkatkan kreativitas dan produktifitas. Ini penting, karena kreatifitas maupun inovasi sangat dibutuhkan untuk hadapi revolusi industri di era 4.0. 

“Kita harus bisa membangun generasi yang semakin kreatif dan produktif, untuk menghadapi revolusi industri 4.0,” kata Wagub Jatim yang lekat disapa Emil Dardak saat menghadiri Temu Nasional BEM Nusantara XII, di Universitas Wijaya Kusuma (UWK), Surabaya, Selasa (9/3). 

Bacaan Lainnya

Emil menjelaskan, peningkatan kreativitas dan produktifitas dapat dilakukan dengan kemampuan membaca peluang kerja dan mampu mendobrak sesuatu yang saat ini menjadi hal lumrah. Saat ini peluang kerja terbuka pada industri-industri kreatif yang memanfaatkan teknologi digital. 

“Karenanya, kita juga harus melakukan akselerasi. Terlebih, peluang kerja di industri kreatif sudah terbuka lebar,” terangnya. 

Selain itu, Emil juga menyampaikan pentingnya membangun kebersamaan untuk menghadapi persoalan yang timbul. Karena dengan kebersamaan akan tercipta kekuatan dari masing-masing segmen serta dapat memberikan sedikit banyak kontribusi dalam upaya pemecahan permasalahan. 

“Indonesia harus bisa menggelorakan semangat gotong royong, artinya semangat kebersamaan yang harus dibangun, ini salah satu cara untuk menyikapi situasi yang ada,” jelasnya. 

Emil menggambarkan, terjadinya pandemi Covid-19 telah memukul perekonomian dunia, juga Indonesia termasuk Jawa Timur. Jawa Timur sendiri menyumbang seperenam perekonomian seluruh Indonesia. Jika pada setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi akan ada 400.000 lapangan pekerjaan, Jawa Timur sendiri menyediakan 60.000 sampai 70.000 lapangan kerja. 

“Hanya saja pandemi membuat pertumbuhan ekonomi kita terkontraksi sebesar -2,39 persen pada triwulan keempat 2020 lalu. Ini berimbas pada industri dan lapangan kerja, sehingga kita membutuhkan skill kreativitas untuk bertahan hidup,” terang Emil. 

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *