Hakim Mengadili Warga Irlandia Terdakwa Penganiaya Wanita Staff Bali Villas

  • Whatsapp
Terdakwa Bule Irlandia Ciaran Francis Caulfield. Foto. Sonny ME

KABAR RAKYAT – Terdakwa Ciaran Francis Caulfield warga Irlandia tega menganiaya dan menyekap korban Ni Made Widyastuti, karena diduga menggelapkan uang milik Villa Kubu Seminyak atau PT VIP Bali Villas sebesar 350 juta rupiah, sehingga harus diadili di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (23/6/20).

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum dari Kejati Bali, Lumisensi diwakili M. Rindajani menjelaskan bahwa terdakwa melakukan penganiayaan terhadap korban sehingga mengakibatkan korban mengalami luka pada sekujur tubuhnya baik itu di pipi, lengan, punggung, tungkai bawah kiri, dan dahi mengalami luka dan lecet.

Read More

“Terdakwa melakukan penganiayaan terhadap korban sehingga kami mendakwa melanggar Pasal 351 Ayat 1 KUHP,” tegas Jaksa dalam pembacaan surat dakwaannya dihadapan Hakim ketua Putu Gede Noviarta itu.

Baca: Tinggalkan Wasiat Kakek Nekat Bunuh Diri

Setelah mendengar isi surat dakwaan Jaksa dalam ruang sidang, Penasehat hukum terdakwa yakni Jupiter Gul Lalwani, S.H bersama Chandra Katharina Nutz, S.H langsung mengajukan eksepsi kepada majelis hakim yang akan dibacakan pada agenda sidang minggu depan.

Menurut Jupiter sebagai kuasa hukum terdakwa dalam penjelasannya mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan esepsi karena melihat isi dakwaan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi,” jelasnya.

Baca: Pemerintah Waykanan Membuka Kunjungan Wisata Alam

Sementara kuasa hukum korban I Gusti Ngurah Artana, berharap Jaksa dan majelis hakim bersikap objektif dalam menangani perkara ini.

“Mudah-mudahan hakim ada rasa keadilan. Karena kami selaku kuasa hukum korban sudah memohon agar terdakwa dilakukan penahanan di rutan, tapi sekarang terdakwa menjadi tahanan rumah,” Tegasnya.

Baca: Tidak Dibantah, Pelepasan Saham Pemkab Banyuwangi di MCG Bagian dari APBD 2020

Dalam pembacaan isi surat dakwaan menjelaskan bahwa aksi terdakwa menganiaya korban dengan menggunakan tangannya dilakukan pada 26 Desember 2019, Pukul 16.30 Wita disaat terdakwa sedang mengadakan rapat di villa kubu, yang mana terdakwa meminta korban mengaku atas perbuatannya telah mengambil dan menggunakan uang milik PT VIP Bali Villas.

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *