Minggu, November 29, 2020
Beranda GAYA HIDUP Handsanitizer dan Makanan Suplemen Bisa di Produksi Sendiri

Handsanitizer dan Makanan Suplemen Bisa di Produksi Sendiri

Penulis: Sindy Nur Afita/Mahasiswa KKN 10 UNEJ

Rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus melalui beberapa cara, salah satunya ialah dengan menggunakan handsanitizer dan mengkonsumsi suplemen makanan tambahan.

Hal ini dikarenakan, terhitung sejak bulan Maret 2020, wabah virus corona (Covid-19) tersebar luas di Indonesia.

Hampir seluruh lapisan masyarakat tidak terkecuali masyarakat di pedesaan merasakan dampaknya. Segala bentuk aktivitas yang notabene banyak mereka habiskan di luar rumah, saat ini mau tidak mau harus mereka lakukan hanya dari rumah. Tentunya, pembatasan ruang gerak memicu timbulnya keresahan masyarakat.

Baca: Bondowoso Tambah Ruang Isolasi Sejak 39 Orang Positif Covid Baru

Linda Nur Laela (25), ibu rumah tangga asal Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Selama di rumah, Ibu Linda tidak menyediakan handsanitizer maupun suplemen makanan tambahan. Beliau beralasan bahwa harga produk tersebut di pasaran sulit dijangkau, mengingat ekonomi keluarga yang terbatas.

Meskipun pada kenyataannya, beliau turut merasakan kecemasan yang luar biasa akibat virus corona. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember (UNEJ) melakukan suatu pengembangan produk handsanitizer dan suplemen makanan bersama Ibu Linda.

Baca: Kasus Positif Corona Trenggalek Bertambah 14 dan 7 Pasien Dinyatakan Sembuh

Tujuannya ialah untuk menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa, khususnya kalangan ibu rumah tangga. Di sisi lain, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai alternatif solusi permasalahan yang dihadapi seperti Ibu Linda ataupun sebagian orang punya permasalahan serupa.

Produk handsanitizer dan suplemen makanan dibuat dengan memanfaatkan bahan alam yang ada di sekitar lingkungan tinggal. Tanaman herbal seperti daun sirih dan jeruk nipis dijadikan sebagai bahan baku utama pembuatan handsanitizer.

Baca: 6 Cara Pingin Langsing dan Sehat, Coba Aktifitas ini

Sedangkan rimpang jahe dijadikan sebagai bahan baku pembuatan suplemen makanan berbentuk serbuk instan. Bahan tambahan lain yang digunakan dalam pembuatan produk antara lain yaitu air dan gula kristal putih.

Pemanfaatan bahan-bahan tersebut untuk dijadikan sebuah produk tentunya tidak memerlukan biaya yang tinggi, sebab ketersediaannya yang cukup melimpah.

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca