Harga Empon-Empon Meroket di Pasar Induk Genteng

  • Whatsapp
Pedagang empon-empon di pasar Genteng mulai diburu pembeli.

Kabar Rakyat – Merebaknya virus corona atau covid-19 membuat pedagang empon-empon pasar induk Genteng 1, Banyuwangi dibanjiri pembeli.

Empon – empon dipercaya jadi bahan jamu tradisional itu sangat efektif untuk mencegah virus Corona.

Read More

Pedagang empon-empon bahan jamu tradisional itu sangat diuntungkan dengan adanya wabah virus corona.

Karena dengan adanya virus corona ini, masyarakat berbondong – bondong membeli bahan jamu tradisional untuk menangkal virus corona.

Dengan dasar itu omzet penjualan bahan jamu tradisional tersebut sangat meningkat dratis. Pedagang yang ada dipasar induk Genteng ini, sangat diuntungkan lebih besar.

Sriwahyuni (49) warga Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng saat ditemui KabarRakyat membenarkan bahwa bahan jamu tradisional ini sangat dicari masyarakat.

“Bahan jamu yang sering dicari temulawak, kencur, jahe merah , jahe gajah dan jahe emprit. Namun sekarang mulai langka, karena bahan yang dimaksud itu import dari India, Vetnam dan Thaeland,” ungkap Sriwahyuni, Jumat (3/3/2020).

Bahan jamu tradisional sekarang harganya sudah melambung tinggi, seperti jahe merah itu harganya Rp 70.000, sedangkan jahe gajah dan jahe emprit Rp 38.000.

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *