Harga Gula Di Jawa Timur Tembus Rp. 16 Ribu/Kg , Pimpinan Komisi IV DPR RI Rekomendasi Import

  • Whatsapp

Ketua komisi IV DPR RI Drs.Hasan Amunuddin saat reses di Probolinggo

 

KabarRakyat.ID – Harg gula di pasaran mulai menunjukan lonjakan harga yang sangat signifikan hingga tembus Rp.15.500 – 16.000 per kilogram. Tingginya harga gula gula kristal putih (GKP) disebabkan oleh menipisnya pasokan gula.

Stok gula di sebagian di Jawa Timur sudah mendekati kelangkaan. Di Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo pasokan gula pasir misalnya harga mencapai Rp.15.500 di pasar Gotong-Royong Kota Probolinggo. Sementara ditingkat eceran sudah menembus Rp.16.000 per kilogram. Harga ini jauh demgan harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah sebeaar Rp. 12.500 per kilogram. Kondisi ini diperparah dengan stok di gudang Dolog Probolinggo yang dilaporkan telah habis.

Pimpinan Komisi IV DPR RI Drs.H.Hasan Aminuddin yang melakukan reses di daerah pemelihan II Jawa Timur saat ditemui wartawan membenarkan adanya lonjakan harga gula.

” Persoalan melambungnya harga gula ini menjadi isu Nasional. Penyebabnya produksi gula nasional belum mampu mencukupi angka kebutuhan. Import gula dalam kondisi saat ini sangat dibutuhkan untuk menstabilkan harga gula”, kata Hasan Aminuddin,Selasa (10/3/2020).

Menjawab pertanyaan wartawan terkait melambungnya harga gula Hasan mendesak pemerintah segera menggelar operasi pasar jika stok gula mencukupi.

” Jika cadangan gula di gudang dolog masih mencukupi segera pemerintah memggelar operasi pasar. Namun jika stok di gudang dolog habis atau menipis kran import harus dibuka untuk memenuhi kebutuhan gula nasional. Dengan syarat import gula dari negara yang aman dari penyebaran virus Korona,” ungkap Hasan Aminuddin meminta pemerintah membuka kran import gula.

Terkait meroketnya harga gula di daerah, akibat ulah spekulan politisi Nasdem ini belum memiliki data akurat. Ia menduga memang stok gula nasional menipis. Apalagi permintaan gula menjelang bulan puasa mengalami lonjakan.

” Kami meminta aparat kepolisian menggelar operasi terhadap pedagang atau distributor penimbunan gula. Segera ambil tindakan hukum jika ada yang berniat menimbun untuk mendapat keuntungan melebih harga eceran tertinggi,” pintanya dihadapan Kapolres Probolinggo Kota AKBP.Ambaryadi Wijaya dan Kapolres Probolinggo AKBP. Ferdy Irawan usai memberikan materi Serap aspirasi menjalin sinergitas dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dihadiri 335 kepala Desa Se- Kabupaten Probolinggo, Selasa(10/2/2020).

Meski di Jawa Timur memiliki banyak pabrik gula namun kebutuhan pasar tidak serta merta tercukupi. Semisal pabrik Industri Gula Glenmore di Banyuwangi memberikan kontribusi stok gula pasir putih kriatal produksi tahun 2019 sebesar 45.985,10 ton. Dan pada tahun 2020 estimasi 2020 produksi 60.000 ton.

Tingkat kebutuhan gula saat ini mulai naik seiring dengan dekatnya bulan ramadhan dan Idul Fitri. Asosiasi mencatat, tingat kebutuhan atau konsumsi gula dalam negeri saat ini sekitar 240 – 250 ribu ton per bulan atau sekitar 2,8 – 3 juta ton per tahun. Angka ini bakal terus meningkat menjelang ramadan dan Hari Raya. Melonjaknya harga gula mulai dikeluhkan masyarakat khususnya pedagang makanan olahan dan ibu rumah tangga.

 

Reporter : Richard
Editor      : choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *