Heboh! Pria Kabupaten Grobogan Tewas Di Kebun Jeruk

850 views
Barang bukti penemuan mayat di CLuring (1)

Foto: BARANG BUKTI. Reskrim Polsek Cluring mengumpulkan barang bukti KTP korban. (Ist/Jaenudin)

KABARRAKYAT.ID – Pria ber-KTP Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ditemukan warga tewas dikebun jeruk milik warga Desa Tamanagung Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (13/6/2019).

Dari identitasnya diketahui korban bernama Maryadi (48). Dan sejatinya pria naas tersebut lahir di Banyuwangi 16 Februari 1972, lalu. Pasca menikah dia menetap di Jawa Tengah. Korban berada di tanah kelahirannya dalam rangka berlebaran ke kediaman keluarga besarnya di Dusun Krajan RT 01 RW 03 Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring.

Kapolsek Cluring Iptu Bejo Madreas menuturkan, Maryadi tiba di Banyuwangi, Sabtu 08 Juni 2019. Selang sehari, sekitar pukul 09.00 WIB, korban pamit pulang ke Jawa Tengah diantar keponakannya bernama Feri Verdian sampai di Simpang Tiga Cluring dekat Sate Bagong untuk menunggu bus.

“Ternyata korban tak sampai ke Grobogan, justru diketahui meninggal dunia di kebun jeruk milik kerabatnya pada Kamis 13 Juni 2019, jam 06.00 WIB,” terangnya, usai evakuasi di TKP.

Tumilah, kakak kandung korban, sempat bertanya kepada istri Maryadi apakah adiknya sudah tiba Grobogan. Tapi jawaban istri korban mengejutkan karena Maryadi belum tiba di Jawa Tengah.

“Istrinya bilang belum sampai. Lah, hari ini malah ditemukan meninggal dunia di kebun jeruk milik kakaknya sendiri, Pak Tumilah,” tambah Iptu Bejo Madreas.

Saat ini korban telah dimakamkan di TPU Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring. Pihak keluarga menerima atas kematian korban seraya menolak seruan autopsi yang diminta aparat Polsek Cluring. Kematian Maryadi dianggap oleh pihak keluarga sebagai musibah dan tidak menuntut secara hukum.

“Pihak keluarga bersedia membuat surat pernyataan penolakan autopsi. Setelah itu jasad korban kami serahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” lanjut Kapolsek Cluring.

Hasil pemeriksaan medis dari petugas Puskesmas Benculuk tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Diduga Maryadi meninggal sekitar 3 hari lalu. Beberapa kartu identitas milik korban, seperti KTP, SIM dan uang tunai Rp 1,6 juta utuh.

“Menurut keterangan dari keluarganya yang bersangkutan memiliki riwayat sakit lambung dan malaria,” beber Iptu Bejo Madreas.

Pasangan Suwarno (60) dan Suparmi (50), adalah penemu jasad korban  untuk pertama kalinya. Pasangan suami istri asal Dusun Krajan, Desa Tamanagung, ini hendak membersihkan kebun jeruk miliknya yang bersebelahan dengan kebun jeruk milik Tumilah. Ketika itu keduanya melihat mayat lelaki tertelungkup di bawah pohon jeruk. Pasutri itu kemudian mengabarkan kepada warga, perangkat sehingga didengar aparat Polsek Cluring yang datang menggelar olah TKP.

Reporter : DN/Jaenudin

Editor     : Setiawan

banner 970x90









Loading...

#Cluring Banyuwangi #Polda Jatim #Polres Banyuwangi #Temuan Mayat #warga grobogan jateng

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply