Rabu, November 25, 2020
Beranda BERITA UTAMA HIPMI Jatim Inisiasi Pemulihan Ekonomi Melalui Sektor Ekonomi Kreatif Di Banyuwangi

HIPMI Jatim Inisiasi Pemulihan Ekonomi Melalui Sektor Ekonomi Kreatif Di Banyuwangi

Ketua HIPMI Jatim dr.H.Mufti Anam saat Vidcon dengan Fraksi PDI-P DPR RI di Langgar Art – Banyuwangi, Kamis (22/10/200).

KABAR RAKYAT – Dibandingkan industri yang lain, sektor kreatif menjadi salah satu industri dengan perkembangan yang cukup pesat.

Hal itu pun terlihat dari kontribusi industri kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dalam tiga tahun sebelumnya  trend  positip. Data tahun 2015 menyumbang Rp 852 triliun pada 2015. Angka ini kemudian meningkat pada 2016 menjadi Rp 923 triliun.

Sementara itu, pada 2017, kontribusinya semakin membesar jadi Rp 990 triliun dan pada tahun lalu ditaksir mencapai Rp1.000 triliun.

Di sisi lain, industri kreatif juga tercatat sebagai sektor industri yang banyak menyerap tenaga kerja di mana pada tahun lalu, menyerap lebih dari 18 juta orang. Sayangnya, pandemi covid -19 sejak maret 2020 membuat sektor ekonomi kreatif terkoreksi.

Ketua HIPMI Jawa Timur dr.Mufti Anam, menginisiasi pemulihan sektor ekonomi kreatif di Jawa Timur,disaat kondisi pandemi covid -19 masih berlangsung. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Jatim selama triwulan II 2020 minus 5,90%.

” Gerakan pemulihan tengah diupayakan oleh HIPMI Jawa Timur melalui sektor ekonomi kreatif. Kenapa karena sektor ini lebih tahan terhadap resesi. Jawa timur memiliki banyak kantong ekonomi kreatif yang perlu kita suport terus di tengah pandemi covid -19. Seperti hari ini, kita tengah berdialog dengan pelaku ekonomi kreatif bagaimana mereka optimis dalam mencari peluang”, kata dr.H.Mufti Anam di temui di Langgar Art, Banyuwangi, Kamis (22/10/2020).

Mufti Anam yang juga anggota DPR RI Fraksi PDI P mencoba mensiasati agar perekenomian di Jawa Timur bisa bertahan setidaknya membangun optimisme. ” Di tengah trend penurunan ekonomi setidaknya ada harapan melalui sektor tidak padat modal.  Satu contoh komunitas perupa Banyuwangi masih bisa produktif meski kondisi sulit. Perupa Banyuwangi diinisiasi Imam Maskun justru berkembang pesat disaat pandemi berlangsung. Banyak lukisan dipesan secara online oleh para kolektor benda seni. Potensi ini yang terus didorong oleh HIPMI Jawa Timur,” urai Muhti Anam saat melakukan vidcon dengan farksi PDI -P DPR RI diLanggar Art, Kamis siang (22/10/2020).

Masih kata Mufti Anam, kreatifitas perupa Banyuwangi bisa jadi contoh menarik bagi pelaku usaha di Jawa Timur, di tengah krisis pandemi Covid -19 mampu bertahan dan tetap produktif.

” HIPMI Jatim terus mendorong upaya pemulihan ekonomi dan mencari peluang. Salah satunya kita akan menggelar pameran lukisan bersama komunitas perupa Banyuwangi tanggal 28 Oktober di hotel Aston. Beberapa lukisan sudah banyak dipesan dan ini yang ingin kita dorong,” beber Mufti Anam.

HIPMI Jatim berharap ekonomi kreatif di Jawa Timur mampu meloncat sebagai kekuatan ekonomi nasional. Dan langkah itu terus dibangun oleh pengusaha muda di Jatim.

Inisiator Langgar Art Banyuwangi, Imam Maskun menyadari di saat Pandemi Covid -19 menyulitkan teman-teman perupa. Puluhan perupa asal Banyuwangi pulang kampung karena tidak mampu bertahan di Bali. Sektor pariwisata di Bali ambruk dan pelaku seni gulung tikar.

” Begitu mereka pulang kami tampung di Langar Art. Diskusi dengan perupa berjalan baik. Termasuk dukungan dari Kapolresta Banyuwangi sebagai pembina.  Kita awali dengan beragam kegiatan kreatif  yang menarik. Alhasil respon penikmat benda seni justru meningkat pesat,” ujar Imam Maskun.

 

 

EDITORChoiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca