Ide Kreatif, Masker Khusus Beresling untuk Jukir Kota Kediri

  • Whatsapp
Masker khusus

KABAR RAKYAT – Kewajiban memakai masker berlaku untuk transisi menuju new normal. Bagi petugas parkir, bermasker susah harus meniup peluit. Maka, pengrajin masker tenun ikat Kota Kediri berkreasi membuat masker menggunakan resleting.

Ide itu tercetus dari perhatian Pemkot Kediri pada juru parkir. Setiap kali bertugas, ia harus membuka maskernya dan menggantungkannya di leher karena tidak bisa meniup peluit.

Read More

Maka dibutuhkan masker yang bisa dimasukkan peluit tanpa harus melepaskan.

“Saya minta pengrajin masker dari tenun ikat kediri untuk membuat masker beritsleting. Jadi bisa dibuka bila pakai peluit,” kata Nur Muhyar, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Realisasinya, Disperdagin memesan 50 buah masker sebagai percobaan.

“Awalnya pas melihat, wah ini cukup rumit. Jadi tidak bisa cepat karena belum terbiasa,” kata Erwin, pemilik usaha Tenun Bandoel di sentra tenun ikat Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Sabtu (13/06/2020). Dan tak lama pun, pesanan masker itu jadi.

Rupanya, setelah membuat masker pesanan Disperdagin, Erwin tertantang untuk membuat masker yang beda dengan yang sudah ada. Sebelumnya, dari Pemkot sudah memesan masker lipat jumlahnya ribuan.

“Tujuannya agar penenun tetap berproduksi, penjahit tetap mendapatkan order,” tambah Nur Muhyar.

Pengrajin masker

Terbukti, upaya pemesanan masker ini bisa menggerakkan perekonomian para penenun dan penjahit. Pada masa pandemi, orderan sangat sepi. Bahkan beberapa pesanan yang sudah dibuat pun tidak diambil karena PSBB dan kegiatan tertunda.

Tak hanya itu, menurut Erwin, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar memberi tantangan kepada para pengrajin untuk membuat masker yang berbeda.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *