IGGI Mendesak KPK Tuntaskan Kasus Jual Beli Jabatan Kemenag

207 views
Gus Gus Indonesia

IGGI Ketua IGGI Ahmad Fahrur Rozi

KABARRAKYAT.ID – Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menuntaskan kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) yang menyeret Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi).

“Sebenarnya dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kemenag, bukanlah rahasia umum. Ini tinggal membuktikan saja. Jika terbukti atau ada indikasi awal pengaturan jual beli jabatan, maka KPK harus menuntaskannya,” kata Ketua IGGI Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) di Surabaya, Sabtu (16/3/2019).

Kalangan pesantren, menurutnya, sebenarnya sudah sering menyuarakannya dan mengingatkan adanya jual beli jabatan ini. Namun, Kemenag seolah acuh dan tidak pernah menggubris.

Karenanya dalam kasus ini, selain mendesak KPK mengusut, IGGI juga minta Presiden segera mencopot dan mengganti jabatan Menteri Agama. Sudah banyak kiai sejak lama menginginkan menteri agama diganti.

“Bahkan saya pernah mendengar langsung beberapa kiai mengeluhkan kinerja menteri agama yang kurang peduli terhadap pesantren salaf,” tegas pengasuh Pesantren An Nur 1, Bululawang, Malang ini.

Selain banyaknya dugaan penyelewengan, para kiai di Jatim merasa tidak memiliki Menteri Agama. Hampir setiap undangan acara, Menteri Agama sangat jarang hadir. Padahal acara yang dimaksud Gus Fahrur adalah acara yang digelar pesantren-pesantren besar dengan jumlah santri lebih dari lima ribu orang.

“Selain kiai, PWNU juga merasa berjarak dengan Menteri Agama. Aspirasi kiai-kiai dan PWNU tentang jabatan Kakanwil tidak digubris, padahal sudah disampaikan secara lisan dan tulisan,” ujarnya.

Untuk itu, para kiai menginginkan menteri agama yang berasal dari pesantren tradisional atau salafiyah, agar mengerti kebutuhan mayoritas pesantren khas Indonesia yang banyak berusia ratusan tahun sebelum Indonesia merdeka.

“Jadi Menteri Agama sebaiknya bukan pengurus partai tapi dari unsur ormas Islam terbesar di Indonesia,” kata Gus Fahrur yang juga pengurus wilayah NU Jatim ini.

Sekadar diketahui, KPK pada Jumat, 15 Maret 2019 melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa orang diantaranya Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi); Kepala Kanwil Kemenag Jatim serta Kepala Kemenag Gresik. Dalam perkara ini, KPK juga menyegel ruang Menteri dan Sekjen Kementerian Agama.

Sumber : Petisi.co

Publiser : Setiawan

#kemenag #kementrian agama

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply