Kamis, November 26, 2020
Beranda PERISTIWA Ini Alasan Dua Napi Kabur dari Lapas Banyuwangi

Ini Alasan Dua Napi Kabur dari Lapas Banyuwangi

REPORTERHariyadi

KABAR RAKYAT – Dua orang Napi narkoba dan curanmor kabuar dari Lapas Kelas II.A Banyuwangi punya alasan pribadi. Tetap saja aksinya salah dan tidak dibenarkan kabur karena meresahkan masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin menjelaskan, Hadi Trisno Wijoyo (43) warga Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan terlibat kasus narkoba, mengakui kabur karena mendengar informasi istrinya telah dinikahi oleh seseorang.

Kemudian, jelas Kombes Pol. Arman Arman, bahwa Napi atas nama Taufik Hidayat (22) warga perumahan Mutiara Asri terlibat kasus curanmor mengakui kabur alasan ingin bertemu anak kandung yang dititipkan mantan istrinya.

Baca : Warung Mpok Bejo Bandar Siapkan 100 Porsi Makan Siang Gratis

“Mereka ini kabur dengan niatan yang berbeda, Hadi kabur karena mendengar informasi istrinya telah dinikahi oleh seseorang, kalau Taufik ingin bertemu dengan anaknya yang dititpkan pada manta istrinya , “ jelas Kombes Pol. Arman Asmara pada sejumlah wartawan di Mapolresta Banyuwangi, Jum’at (30/10/2020).

Dijelaskan, dua Napi binaan Lapas Kelas II.A Banyuwangi ini kabur sejak hari, Selasa (27/10/2020). Berkat kerjasama yang baik antar jajaran Kepolisian, Taufiq maupun Hadi berhasil ditangkap, meski sebelumnya sempat kabur dan berusaha melawan. Sehingga polisi memberikan tindakan tegas terukur kepada dua Napi ini.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes.Pol.Arman Asmara Syarifudin mengatakan, kedua warga binaan lapas Banyuwangi yang melarikan diri tersebut ditangkap di Dusun Kemiri Desa Pakurejo Kecamatan Sukorejo Pasuruan.

Baca : Harga Karet Naik Gairahkan Ekonomi Petani Sadap

“ Kedua warga binaan ini diduga sebelumnya telah mempunyai niat untuk melarikan diri dari Lapas, Hadi ditangkap dan diamankan di Dusun Kemiri Desa Pakurejo Kecamatan Sukorejo Pasuruan dan Hadi ini diamankan setelah mengkonsumsi narkoba , “ ucap Kombes.Pol.Arman Asmara Syarifudin kepada Awak Media, Jum’at (30/10/2020) di Mapolresta Banyuwangi.

Menurut Arman, sebelum kabur kedua napi tersebut telah mempersiapkan alat gergaji dan sebelumnya juga melakukan komunikasi melalui media sosial kepada saudaranya bahwa dirinya merencanakan akan melarikan diri.***

EDITORRichard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca