Ini Cagar Alam atau Alas Simpenan di Puncu Kediri

851 views
Wana Wisata Rintisan (1)

Foto: Lokasi kejadian, barang bukti ranting pohon yang menimpa pengunjung Cagar Alam dikenal Alas Simpenan di Puncu Kediri.

KABARRAKYAT.ID – Cagar Alam Manggis Gadungan adalah sebuah cagar alam yang terletak di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Cagar alam yang juga dikenal dengan nama Cagar Alam Simpenan atau Alas Simpenan ini merupakan kawasan konservasi yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Perlindungan dan Konservasi Alam, Kementerian Kehutanan RI. Kawasan yang dilindungi ini ditetapkan berdasarkan SK. Gubernur Jenderal Hindia Belanda No.83, yang dimuat dalam Stbl. No. 382/1919, dengan luas 12 hektare. Cagar alam yang sudah dibuka sejak jaman kolonial Belanda tahun 1911 ini terkenal dengan populasi keranya sehingga pengunjung dapat berinteraksi dengan ratusan monyet yang hidup liar di hutan ini. Selain itu pengunjung juga dapat memberi makan buah-buahan bahkan berfoto di dekat kera-kera liar ini dengan aman. Setiap hari minggu atau hari libur, tempat ini dikunjungi oleh ratusan orang.

Cagar Alam Manggis Gadungan terletak di Dusun Simpenan, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Cagar Alam Manggis Gadungan terletak pada ketinggian 100 Mdpl di kaki Gunung Kelud. Tipe ekosistem di lokasi ini adalah hutan hujan tropis dataran rendah dengan topografi landai. Tumbuhan yang dijumpai antara lain kemiri (Aleurites moluccana), bendo (Artocarpus elasticus), bayur (Pterospermum javanicum), epeh (Ficus globosa), ipik (Ficus retusa), gondang (Ficus variegata), nyampoh (Litsea glutinosa), rao (Dysoxylum amoroides), maduh (Laportea stimulans), berasan (Acmena acuminatissima), kedoya (Dysoxylum gaudichaudianum), tutup (Macaranga rhizinoides), pasang (Quercus sondaica), dan serut (Streblus asper). Sedangkan tumbuhan bawah yang ditemui antara lain aren (Arenga pinnata), rotan (Calamus javensis), sri rejeki (Aglaonema picta), anggrek tanah (Corymborchis veratrifolia).

Jenis satwa yang ada antara lain kancil (Tragulus javanicus), kijang (Muntiacus muntjak), walang kopo (Petaurista elegans), rangkok (Buceros undulatus), sesap madu (Nectarinia jugularis), elang (Haliastur indus), merak (Pavo muticus), dan burung hantu (Tyto alba). Sedangkan jenis satwa yang belum dilindungi, antara lain monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), kalong (Pteropus vampyrus), burung bubut (Centropus sinensis), kadal (Mabouya multifasciata), bunglon (Calotes cristatellus), dan tupai (Tupaia javanica).

Suatu penelitian yang dilakukan di cagar alam ini mendapatkan bahwa keanekaragaman jenis tumbuhan bawahnya tergolong sedang, terdiri dari 11 familia, 13 genus dan 13 spesies. Jenis-jenis itu antara lain: Blechnum orientale, Xanthosoma sagittifolium, Mirabilis jalapa, Mimosa pudica, Alocasia macrorrhiza, Oplismenus burmanni, Pandanus amaryllifolius, Synedrella nodiflora, Piper betle, Laportea interrupta, Rivina humilis, Momordica sp., dan Amorphophallus sp.[1] Sementara itu penelitian lain yang dilakukan terhadap serangga tanah berhasil memperoleh 633 individu yang terdiri dari 7 ordo dan 16 familia, dari 3 transek yang diamati. Ordo-ordo tersebut adalah Blattodea, Coleoptera, Collembola, Dermaptera, Hemiptera, Hymenoptera, dan Orthoptera. Sedangkan familia yang mendominasi adalah Neanuridae dari ordo Collembola dengan individu sebanyak 357 individu.

Sumber: Wikipedia

#alas simpenan #cagar alam #puncu kediri

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply