Inisiasi Kampung Tangguh Jatim Jadi Percontohan Nasional

  • Whatsapp
Gubernur Jatim Lakukan Launching 30 Kampung Tangguh Serta Melakukan Tinjauan Ke Kampung Tangguh Semeru Kel Mayangan, dan Kampung Tangguh Kel Kanigara

Gubernur Jatim Launching 30 Kampung Tangguh melalui vidcon di Kantor Pemkot Probolinggo

KABAR RAKYAT – Inisiasi kampung tangguh di Jawa Timur terus bertambah. Gerakan penanggulangan covid-19 berbasis masyarakat dengan ampuan TNI-Polri Jatim ini terbukti mampu membantu dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19.

Bahkan model dan prinsip-prinsip yang ada di kampung tangguh Jawa Timur kini sudah direplikasi oleh provinsi lain secara nasional, meski menggunakan nama lain yang berbeda-beda.

Read More

Hari ini, Rabu (17/6), Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan sebanyak 30 kampung tangguh di Kota Probolinggo. Dua kampung tangguh di antaranya bahkan ditinjau langsung oleh Gubernur Khofifah bersama Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.

Kampung yang ditinjau langsung tersebut adalah kampung tangguh semeru Kampung Benteng RW 2 Kelurahan/Kecamatan Mayangan dan kampung tangguh Kelurahan Kanigaran Kota Probolinggo.

Partisipasi masyarakat di dua kelurahan tersebut begitu besar dalam menggerakkan sesama warga untuk  penanggulangan covid-19. Di kampung Benteng Mayangan, misalnya, ada ibu-ibu tangguh yang melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dengan cara yang humanis.

Juga masyarakat di sana bersatu-padu membangun kemandirian ekonomi dan pangan. Terdapat lumbung pangan dengan menyediakan sembako murah, dan juga pemberdayaan UKM membuat masker dan faceshield.

Gubernur Khofifah saat kunjungan di Kampung Tangguh di Kota Probolinggo.

“Hari ini kita berada di kampung tangguh Kota Probolinggo. Inovasinya kaya sekali. Tidak hanya menyiapkan pendisiplinan masyarakat tapi juga disiapkan pula UKM untuk layanan ekonomi yang menyertakan seluruh energi yang dipunyai,” kata Khofifah.

Seperti mendorong border khas Probolinggo hingga menciptakan lagu-lagu jingle pemersatu warga kampung dalam melawan kondisi pandemi covid-19.

Iaoptimistis bahwa kampung tangguh di Kota Probolinggo ini bisa berkelanjutan. Tak hanya dalam pandemi covid-19 dan penyiapan new normal life, tapi ketangguhan warga juga akan dilanjutkan setelah pandemic berakhir dengan modal solidaritas dan kohesivitas sosial yang sudah terbangun dari lini paling bawah.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *