Friday, September 18, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Insiden Longsor di Area Heap Leach Tumpang Pitu Tak Pengaruhi Aktifitas Karyawan,...

Insiden Longsor di Area Heap Leach Tumpang Pitu Tak Pengaruhi Aktifitas Karyawan, Yusi: Kami Laporkan ke ESDM Jatim

REPORTERJaenudin
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Kawasan tambang emas Tumpang Pitu di Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur terjadi insiden longsor di area heap leach atau tempat memisahan emas dari batuan hingga mengakibatkan penurunan hamparan bijih.

Saat dikonfirmasi via ponsel Communication Affairs Manager PT. BSI, Yusi Pareanom membenarkan ada penurunan di kawasan hamparan bijih, di area pelindian (heap leach Operation). Tapi saat ini sudah ditangani oleh tim khusus, kejadian pada hari Sabtu sore, 12 September, pukul 15.30 WIB.

Dengan adanya kejadian ini, Yusi menegaskan, tidak ada korban jiwa dan tidak ada yang cedera, dan tidak ada dampak ke lingkungan sekitar. Tapi memang untuk saat ini produksi dikurangi sementara untuk perbaikan.

Baca: Produksi Tambang 15 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan “Prestasi Kebanggan”

Tambah Yusi Pareanom, lokasi penurunan area heap leach operation jauh dari tambang, dan yang terjadi penurunan ini bukan bukit alami, tapi tumpukan bijih.

“Saat ini dampak terhadap lingkungan dan keselamatan warga masih aman,” ujar Communication Affairs Manager juga mantan jurnalis ini.

Diingatkan Yusi, kondisi yang terjadi saat ini bukan artian longsor dalam pengertian bencana alam, melainkan bijih yang ditumpuk-tumpuk ini mengalami penurunan. “Sebab-sebab sedang diselidiki, dan kami sudah melaporkan ke Dinas ESDM Jatim,” tegasnya.

Baca: Gubernur Khofifah Ajak Semua Komponen Bangkitkan UMKM Untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Jatim

Seluruh karyawan penambangan emas tujuh bukit masih menjalankan aktivitas sampai saat ini. “Kalau tidak aman, kan kami tidak berani bekerja,” imbuhnya.

Dari perusahaan Tambang Emas Tuju Bukit selalu menjaga keamanan, keselamatan kerja, dan dampak lingkungan.

“Untuk Alat berat, hanya dipindahkan saja untuk sementara. Ada yang tidak bisa dipakai. Untuk perbaikan, pakai alat berat juga,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER