Saturday, October 31, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Ipuk Fiestiandani Didaulat Menjadi Pembina Asosiasi Komunitas E-Sports Banyuwangi

Ipuk Fiestiandani Didaulat Menjadi Pembina Asosiasi Komunitas E-Sports Banyuwangi

REPORTERHariyadi
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, didaulat menjadi pembina asosiasi komunitas e-sports Banyuwangi.

“Penggemar e-sports di Banyuwangi saat ini semakin meningkat. Karena itu dibutuhkan wadah bagi mereka. Kami mengangkat Bu Ipuk sebagai pembina karena memiliki kepedulian terhadap pengembangan olahraga,” kata Firzoun, Ketua Banyuwangi E-Sports Association (BETA), saat pembukaan Milenial E-Sport Competition Season 2, sekaligus deklarasi pembentukan BETA, di Galeri Aspirasi Ipuk-Sugirah, Jumat (16/10) malam.

Pengangkatan Ipuk sebagai pembina ditandai dengan penandatanganan deklarasi yang dilakukan oleh Ipuk.

Firzoun mengatakan selama ini e-sport Banyuwangi belum terorganisir. Padahal di berbagai kecamatan terdapat klub-klub e-sports.

“Diharapkan dengan asosiasi ini bisa mewadahi para pencinta e-sports Banyuwangi dan nantinya bisa melahirkan atlet e-sports yang berprestasi,” kata Firzoun.

Firzoun menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir di Banyuwangi telah digelar kompetisi e-sports yang didukung penuh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Karena itu dia berharap, dengan Ipuk menjadi pembina asosiasi program-program tersebut bisa dilanjutkan dan ditingkatkan.

Sementara Ipuk mengatakan, di era digital ini, ada peluang profesi yang cukup bagus, salah satunya di bidang e-sports.

“Saat ini main game tidak bisa diremehkan. Apalagi E-sports sudah dipertandingkan di Asian Games,” kata Ipuk.

Kerena itu Ipuk mendorong agar player e-sport memiliki orientasi prestasi.

“Saya lebih suka menyebut mereka sebagai atlet daripada player. Karena kalau atlet orientasinya adalah prestasi. Asosiasi ini gunakan sebagai wadah untuk meraih prestasi,” kata Ipuk.

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca