ISNU Bondowoso Berhasil Panen Padi di Daerah Tandus

  • Whatsapp
ISNU Panen Padi

KABAR RAKYAT – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC. ISNU) Bondowoso terbukti berhasil panen padi di daerah yang sulit akan kebutuhan air, di desa Gayam, Kec. Botolinggo.

Sistem teknologi pertanian yang digunakan PC ISNU Bondowoso ini adalah Hidroganik. Program ini merupakan bentuk gerakan ketahanan pangan berbasis keluarga yang dikhususkan pada daerah yang mengalami kekeringan.

Read More

Terbukti bahwa sebelumnya telah melakukan panen raya tanaman sayur hidroganik di desa yang sama. Dan keberhasilan ini berlanjut dengan panen perdana, padi hidroganik, hari Kamis.

Ketua PC ISNU Bondowoso Moh. Abdul Halik, S.Sos.I mengatakan, hasil panen perdana padi hidroganik ini mencapai sekitar 40kg dengan luasan lahan 2 x 12 meter.

“Perolehan padinya sama dengan tanam biasa. Dengan luas lahan di tanah hampir sama seperti itu,” ungkapnya saat di konfirmasi, Sabtu (6/6/2020).

Kata dia, pertanian hidroganik ini sebagai bentuk gerakan ketahanan pangan. Jadi, pihaknya akan terus melakukan gerakan ini dengan sistem hidroganik.

Apalagi bila melihat kondisi saat ini yakni menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19, ketahanan pangan perlu juga untuk di kedepankan.

Halik menambahkan, bahwa untuk keunggulan padi hidroganik ini adalah non residu, non pestisida, non kimia.

“Sistem hidroganik itu sangat memungkinkan ditanam di segala musim. Untuk kesehatan jelas padi organik itu lebih bagus untuk kesehatan,” jelasnya.

Karena keberhasilan ini , lanjut Khalik,  merupakan terobosan baru yang selama ini diketahui bersama bahwa di Desa Gayam Kecamatan Botolinggo tidak bisa melakukan pananaman padi dimusim kemarau. Akan tetapi ISNU dapat membuktikan keberhasilannya dengan panen perdana tanaman padi hidroganik tersebut.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *