Isu Politik Uang, Bawaslu Banyuwangi Masih Belum Lengkap

  • Whatsapp
Ilustrasi uang koin. (Ft. PIXABAY)

KABAR RAKYAT – Heboh isu politik uang di Desa Sambirejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi jelang pungutan suara 9 Desember 2020.

Berikut penjelasan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bangorejo terkait kabar politik uang, mengatakan versi pengaduan, kejadian pada hari Minggu (6/12/2020) dengan lokasi kejadian di Dusun Pasembon Desa Sambirejo.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, kejadian itu baru dilaporkan oleh tim hukum 01 pada hari, Selasa (8/12/2020) malam, sekira jam 21,00 WIB, tepat hari H jelang Pilkada 9 Desember.

Pantau Kabar Rakyat di lokasi Kantor Panwascam Bangorejo pada malam itu massa terus berdatangan karena dengan isu ada orang ditangkap karena politik uang. Agar situasi lebih kondusif, Ketua Panwascam Bangorejo itu minta proses dilanjutkan ke Kantor Polsek Bangorejo.

Selanjutnya, keterangan SH pada petugas Panwascam Bangorejo di Mapolsek, dicatat untuk proses lebih lanjut.

“Namun terlapor SH tidak mengatakan menyuruh nyoblos kepada tetangganya sendiri itu. Jumlah yang di beri uang hanya 6 KK saja,” kata Ali Mahsun.

Berikutnya, Ali Mashsun Ketua Panwascam mengatakan permasalahan telah diserahkan kepada Bawaslu Banyuwangi. “Dan yang menentukan salah atau benar dari pihak Bawaslu Banyuwangi,” tegasnya.

Dikonfimasi, Komisioner Bawaslu Banyuwangi Joyo Hadi Kusumo selaku Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pilkada Bawaslu Banyuwangi di Kantor Pawascam Bangorejo menegaskan barang buktinya belum ada dan belum ketemu.

“Adanya Vidio masih belum di berikan dari masyarakat yang melapor, semua ini masih laporan, jadi laporannya hari ini teryata pelapor ini datangnya kurang lengkap. Besok katanya akan dilengkapi,” jelas Joyo Hadi Kusumo.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *