Jumat, November 27, 2020
Beranda JATIM KAB KEDIRI Jamu Herbal Produksi Ponpes Pari Ulu Gurah - Kediri Menyembuhkan Pasien Corona 

Jamu Herbal Produksi Ponpes Pari Ulu Gurah – Kediri Menyembuhkan Pasien Corona 

KABAR RAKYAT – Di Tengah pandemi Corona, sebuah Ponpes Pari Ulu di Desa Cangkring Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri berhasil menciptakan jamu herbal Corona.

Jamu yang berbahan dasar rempah-rempah seperti jahe, kunyit, temulawak, ketumbar, daun sere dan madu tersebut, terbukti mampu melawan virus corona.

Beberapa pasien positif sudah sembuh setelah memgkonsumsi jamu herbal corona tersebut.

Pengasuh Ponpes Pari Ulu KH Musta’in Anshori mengatakan, jamu corona hasil produksinya awalnya diuji coba pada unggas selama dua kali.

Setelah hasilnya bagus selanjutnya diuji coba pada santri-santri ponpes dan relawan dari Ponpes Lirboyo.

Baca juga: Bersinergi untuk Negeri, Rumah DEGIRI Serahkan Bantuan APD ke Polresta Banyuwangi

“Dari hasil uji coba tersebut ternyata hasilnya bagus. Beberapa santri yang mengalami batuk,sesak nafas atau deman sembuh. Jamu herbal produksi kita High Virus atau berfungsi untuk membunuh semua virus,”terang KH Musta’in saat ditemui di Ponpes nya,Minggu (3/5/2020).

Untuk membuat jamu corona dari herbal ini, ada beberapa tahapan. Mulai dari pemilihan bahan dasar. Lalu dikupas dan dicuci, kemudian diiris tipis-tipis dan selanjutnya ditambah madu, diopen, difermentasi dan disuling.

“Ada 9 tahap untuk membuat jamu “ZANJABILA” pruduksk kita. Seperti pemilihan Bahan baku, Proses Belah Rimpang, Proses Fotosfer,proses Very Light, Proses Sativa Lebah, Proses Oven, proses Hidrologi, Proses Pengemasan dan terakhir Proses Sterilisasi,” tambah KH Musta’in.

Proses Hidrologi atau penyulingan yang memerlukan waktu lama. Semua bahan dasar yang sudah mengalami fermentasi disuling.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pantau Operasi Penertiban PSBB, 171 Orang di Evakuasi

Untuk proses penyulingan, 7 ons bahan jamu direbus menggunakan 2 liter air di atas kompor dan membutuhkan waktu sekitar 8 jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca