Jelang Porprov 2019, Atlet Banyuwangi Adu Kualitas Dengan Probolinggo

  • Whatsapp

BANYUWANGI – Jelang digelarnya Porprov Jawa Timur 2019, ratusan atlet asal Kabupaten Banyuwangi melakukan uji kekuatan dengan ratusan atlet dari Kabupaten Probolinggo, di Alam Indah Lestari (AIL) Banyuwangi, Minggu (19/11). Dalam laga uji coba itu, 8 cabang olahraga saling menunjukkan kemampuan adu kekuatan dengan tim lawan.

Hasil laga uji tanding ini beragam, beberapa cabor tertentu atlet Banyuwangi unggul, namun di sisi lain atlet lawan juga unggul di cabor yang lain.
Cabor Bulu Tangkis, untuk ganda putra campuran dan kelas tunggal putra antara Banyuwangi dengan tim lawan Probolinggo skor imbang 1:1, sedangkan ganda putra, tim tuan rumah unggul dengan skor 2:0.

Tim tuan rumah mengaku dalam laga uji tanding ini sengaja mengeluarkan atlet yang kulitas standart, sedangkan lawannya justru menerjunkan atlet yang handal.
“Langkah ini saya lakukan agar strategi dan kekuatan Banyuwangi tak diintip lawan saat porprov nanti,” ujar Dedi Susanto, Sekretaris Cabor Bulutangkis Banyuwangi.

Tenis lapangan secara keseluruhan antara tim lawan dengan tuan rumah imbang. Begitu juga tenis meja, kelas putri skor imbang 1:1 sedangkan kelas putra Banyuwangi unggul 2:0. Cabang olahraga taekwondo, Banyuwangi mampu mengungguli lawannya, dengan skor 5:4.

“Saya senang, kualitas atlet Banyuwangi lebih bagus, semoga ini menjadi modal ajang yang lebih tinggi,” Kata Januar, Ketua Taekwondo Banyuwangi.

Untuk bola voli, dari segi kekuatan, pemain asal Banyuwangi dinilai lebih bagus. Namun dari segi kekompakan tim lawan tak diragukan. Meski demikian Banyuwangi mampu mengungguli lawannya dengan skor 3:1.

Sementara itu cabang olahraga sepak takraw, meski atlet asal Banyuwangi kalah dengan tim lawan, namun skornya sangat tipis yaitu 21:18.
“Padahal awalnya saya menilai lawan jauh lebih berat, namun ternyata Banyuwangi mampu mengimbangi, sehingga selisih skor sangat tipis,” ujar Pudjo, salah satu pelatih sepak takraw Banyuwangi.

Pencak silat meski di beberapa kelas pendekar asal Banyuwangi mampu dikalahkan lawan, namun secara global total nilai Banyuwangi lebih unggul.

Begitu juga dengan cabang olahraga tinju, meski antara Banyuwangi dengan atlet lawan terlihat imbang, namun secara keseluruhan dari sembilan kelas yang dipertandingkan, Banyuwangi lebih unggul, khususnya tingkat pelajar.
“Ke depan kita akan terus melakukan pembenehan terhadap cabor tinju Banyuwangi, dari segi teknik dan lainnya,” kata Susiyanto, Ketua Pertina Banyuwangi.

 

Reporter : Irham

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *