Saturday, September 19, 2020
Home JATIM TRENGGALEK Kabupaten Trenggalek Sukseskan Gerakan 26 Juta Masker Se Jawa Timur

Kabupaten Trenggalek Sukseskan Gerakan 26 Juta Masker Se Jawa Timur

REPORTERRudi Sukamto
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin bersama Ketua PKK Novita Hardini Mochamad ikut mensuskan Gerakan 26 Juta Masker se Jawa Timur yang dicanangkan serentak Kabupaten/Kota oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, pada Jum’at (7/8/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek ini menyampaikan esensi kegiatan ini sebenarnya bukannya banyak-banyakan masker, melainkan bagaimana cara pemerintah menyadarkan seluruh elemen masyarakat mau menggunakan masker dalam keseharian. Demi menekan angka positif Covid-19.

“Kita sudah memulai kegiatan ini dari beberapa bulan yang lalu, total sudah 300 ribu masker yang dibagi. Untuk mencukupi 800 ribu orang kita akan menambahi lagi 500 ribu masker. Secara bertahap kita akan melakukan pembagian,” ungkap Arifin.

Semoga dengan ini bisa mengurangi resiko penularan hingga 50 persen, seperti yang telah dirilis oleh beberapa lembaga kesehatan dunia, imbuh Gus Ipin sapaan Bupati Arifin.

Langkah pembagian masker mendahului launching gerakan 26 juta masker se-Jatim, Bupati Trenggalek melalui teleconferend mendapatkan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri.

Menurut Mendagri, langkah memilih platform ojek online lokal untuk membagikan masker sebagai langkah yang cukup inovatif dari seorang kepala daerah.

Mewakili pemerintah pusat, Mendagri Tito mengucapkan rasa terima kasihnya kepada bupati Trenggalek, karena bila daerah aktif bergerak, maka apa yang coba digalakkan oleh pemerintah pusat bisa segera didengar gaungnya dan akhirnya diikuti olah daerah-daerah lainnya.

Tidak hanya kebijakan ini saja, 10 aksi gerakan berjarak dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek dan gerakan stimulus meningkatkan ketahanan pangan keluarga dengan membagikan bibit sayur dan buah secara gratis juga dianggap sebagai sebuah inovasi yang baik untuk merangsang masyarakat berdaya.

Menurut Tito, langkah deskresi antara menjaga kesehatan masyarakat dan menjaga stabilitas perekonomian memang sebuh keputusan yang cukup sulit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER