Kampung Bali Sadhar Tengah Terima Penghargaan dari Kementerian Desa

  • Whatsapp
Kampung Bali Way kanan
Penyerahan penghargaan dari Kementerian Desa Tertinggal dilakukan Camat Banjit yang diwakili Sekcam Banjit kepada Kepala Kampung Bali Sadhar Tengah saat agenda Musrenbang, Selasa (22/12/2020).

KABAR RAKYAT – Pemerintah Kampung Bali Sadhar Tengah Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung terima predikat Kampung Pembagian BLT DD (Dana Desa) Tepat Waktu dari Kementerian Desa Tahun 2020.

Penghargaan diserahkan simbolis oleh Sekcam Banjit saat agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung Anggaran Tahun 2021 bertempat di Balai Kampung Bali Sadhar Tengah.

Bacaan Lainnya

Hadir diantaranya Sekcam Banjit, BPK, TP PKK, Bedan Desa, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Bumdes, Kepala Dusun, unsur kecamatan sebagai fasilitator serta tokoh masyarakat, Selasa (22/12/2020).

Musrenbang Kampung adalah forum musyawarah perencanaan tahunan untuk bahas dan sepakati usulan kegiatan pembangunan hasil musyawarah dusun. Selanjutnya akan diusulkan di tingkat kecamatan.

Kepala Kampung Bali Sadhar Tengah I Nyoman Sudirga mengatakan, semoga penghargaan ini bisa kita pertahankan tahun 2021, penghargaan ini adalah kerja kita semua.

Serta melalui kegiatan musrenbang Kampung Tahun 2021 ini mendorong partisipasi masyarakat kampung dalam menyusun perencanaan pembangunan tahunan di tingkat Kampung.

Kegiatan ini di mulai dengan tahapan penggalian gagasan di tiap-tiap dusun yang ada di Kampung dan hasil penggalian gagasan di tingkat kampung juga turut di ikut sertakan sebagai bahan musrenbang di tingkat Kampung,” lanjut Nyoman.

Beberapa usulan tokoh masyarakat ikut mewarnai agenda Musrenbang Kampung tersebut. Penuh suasana hangat dan bersahabat. Tampak komunikasi dua arah dapat berjalan baik sehingga tercipta usulan skala perioritas agar bisa dilaksanakan pada tahun 2021.

Ditambahkan Ketua BPK Wayan Subrata Adapun Skala Perioritas tiap dusun yang telah dibahas Musyawarah Dusun Juli 2020 lalu. Menghasilkan pengajuan Dusun untuk diteruskan di Musrenbang Kampung.

“Kegitan perioritas yang tak terkafer kampung maka akan diusulkan ke Pemda Way Kanan. Masyarakat harus paham semua usulan bisa terealisasi atau tidak karena disesuaikan anggaran tahun 2021 nanti,” pungkasnya.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *