Kapolresta Banyuwangi Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung Dan Siagakan Satgas Bencana 

  • Whatsapp

Warga terdampak angin puting beliung Desa Sraten, Cluring mendapat bantuan sembako dari Kapolresta Banyuwangi.

KABAR RAKYAT–  Kapolresta Banyuwangi mengunjungi lokasi bencana angin puting beliung di Dusun Krajan, Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Usai memastikan tidak ada korban jiwa Kapolresta Banyuwangi menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga terdampak bencana, Jumat malam (5/2/2021).

Bacaan Lainnya

Sedikitnya 30 rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung, Jumat sore. Dalam kejadian ini tidak dilaporkan korban jiwa hanya kerugian material.

Mendapat informasi adanya bencana Kapolresta Banyuwangi Kombes.Pol.Arman Asmara langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada sejumlah korban terdampak.

Terhadap peristiwa ini Kapolresta Banyuwangi mengingatkan agar meningkatkan kewaspadaan bencana di tengah cuaca ekstrem.

” Sejak dua hari ini cuaca di wilayah Banyuwangi cenderung ekstrem dengan curah hujan yang tinggi. Biasanya, cuaca hujan disertai angin terjadi, seperti hari ini 30 rumah dilaporkan rusak bagian atapnya. Bahkan, satu bangunan rumah ambruk. Terkait cuaca ekstren saya menghimbau kesiagan bencana ditingkatkan oleh masyarakat Banyuwangi”, kata Kombes.pol.Arman Asmara Syarifuddin, kepada wartawan di lokasi bencana, Jumat malam(5/2/2021).

Selain memastikan tidak ada korban jiwa Kapolresta Banyuwangi menyerahkan bantuan simbolis kepada para korban angin puting beliung berupa paket sembako. Orang nomor satu di Polresta Banyuwangi juga berharap ada bantuan dari pemerintah daerah melalui BPBD sesuai hasil assesment di lapangan.

” Polresta Banyuwangi bersama jajaran TNI dan Pemkab terus melakukan koordinasi menyikapi kebencanaan di tengah cuaca ekstrem. Kodisi fluktuasi cuaca terus kita monitor untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya bencana. Satgas di polres dalam kondisi siaga bencana”, terang Kombes.Pol.Arman Asmara.

Masih kata Arman Asmara mitigasi bencana menjadi kunci penanganan bencana sehingga minimalisir muncul korban jiwa.

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *