Karyawan WIT Gagal Mengadu ke Disnaker

107 views
banner 468x60)

Perjanjian kerja antara keryawan kontrak dengan perusahaan (Ft. ist/adit)

KABARRAKYAT.ID, BANYUWANGI – Upaya mencari keadilan, puluhan karyawan kontrak distributor ponsel ternama PT. WIT Cabang Banyuwangi, di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuwangi, JL. KH Agus Salim, Rabo (10/5/2018), terntunda. Pasalnya pejabat pengawasan tenaga kerja yang dapat menyelesaikan masalah ketidakadilan gaji karyawan atau buruh kerja, sedang pergi keluar kota.

Meski demikian, mereka cukup lega, karena mendapat penjelasan dari salah satu staf Disnakertrans, yang menyarankan kepada perwakilan karyawan agar, kembali lagi ke kantor Disnakertrans hari Senin (14/05/2018).

“Petugas yang dapat menengahi masalah ini masih ada pertemuan di Malang,” terang staf Disnakertrans.

Beliau juga menambahkan untuk membawa surat pengaduan beserta tanda tangan karyawan yang merasa dirugikan.

Baca juga : Gaji Disunat, Karyawan Distributor Ponsel Tertekan

Setidaknya ada puluhan karyawan kontrak jabatan sales promotion distributor ponsel ternama, yang berniat mengadukan nasib, mencari keadilan terkait pemotongan sepihak gaji itu.

Telah diberitakan, perwakilan karyawan salah satu perusahan distributor ponsel ternama, PT. WIT Cabang Banyuwangi mengaku tertekan dan mengeluh dengan arogansi pemotongan sepihak, yang tidak tertuang dalam perjanjian karyawan dengan pihak distributor, dituangkan dalam perjanjian Surat Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Disampaikan RS 23) didampingi rekannya BW (24), bahwa dalam surat PKWT, tidak ada satupun klausul yang mengatur tentang pemotongan gaji. Namun niatan ingin menyampaikan kebenaran itu, masih dihantui ketakutan akan ancaman dan tekanan dari pihak perusahaan. Sehingga nara sumber meminta agar identitasnya disamarkan.

Staf dinas nakertrans

Seorang staf Dinas Tenaga Kerja yang dijumpai karyawan kontrak distributor Ponsel (ft. Istimewa)

“Saya dan beberapa teman, benar mengeluh dan butuh bantuan media. Tapi saya takut akan ancaman dan tekanan dari mereka (perusahaan, red),” jelas pekerja kontrak inisial RS (23) didampingi rekannya BW (24) juga karyawan, asli warga Banyuwangi.

Menurut RS dirinya sudah 2 tahun berkerja diperusahaan distributor ponsel PT. WIT itu. Dia mengaku mewakili sejumlah rekan yang senasib. Dijelaskan RS, bahwa kebijakan pemotongan gaji bagi karyawan yang tidak memenuhi target penjualan tersebut, dilakukan tanpa melalui proses kesepakatan antara pekerja dengan perusahaan. Dan juga pemotongan gaji secara sepihak ini sudah berjalan sejak 5 bulan yang lalu, jelas RS pada KABARRAKYAT.ID disebuah kedai PKL, Selasa malam (08/05/2018).

Kebijakan pemotongan gaji ini, lanjut RK, hanya disampaikan secara lisan oleh Regional Manager (RM) PT. WIT Cabang Banyuwangi kepada karyawan dengan status Leader dan Promotor. “Pemberitahuan pemotongan gaji sebesar 50%  bagi karyawan yang tidak memenuhi target penjualan hanya diumumkan secara lisan oleh pihak perusahaan, tanpa adanya persetujuan tertulis, sehingga kami menilai kebijakan itu menyalahi PKWT yang telah ditanda tangani sebelumnya, “ ucapnya.

Dampaknya sebagian besar karyawan, khususnya jabatan Promotor gaji yang diterima setiap bulannya nilainya jauh dari Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banyuwangi.

“Berat Mas.. gaji yang kita terima nilainya jauh dari UMK Banyuwangi, sebenarnya kalau tidak memenuhi target penjualan insentif saja yang tidak dikeluarkan, bukan malah gaji pokok yang sudah UMK yang dipotong, apalagi sampai 50%“ ungkapnya.

Dari pemotongan tersebut yang sebenarnya jumlah total gaji sekitar 2 juta karyawan hanya menerima sekitar 900 ribuan saja.

Informasi terbaru, sejak masalah karyawan distributor ponsel itu muncul di media, mereka mendapatan kiriman WA dari seseorang, diyakni pimpinan mereka. Dikutip dari WA salah satu karyawan, ……… Kita adalah perusahaan yang bergerak di bidang marketing, gaji yang kita dapat semua berdasarkan hasil penjualan yang sudah kita capai, jika teman-teman jualan banyak atau mencapai target pasti gaji juga banyak, dan kalau teman-teman tidak jualan maka gaji yang didapat pasti sedikit………..

Reporter : Aditama

Editor : Coi/Choiri

banner 468x60)

#Banyuwangi_Kab #karyawan kontrak #mengadu disnakertrans

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply