Kedua Tangan Tidak Utuh, Penyandang Disabilitas Mendaftar Pengawas TPS

882 views
Disabilitas Pemilu ok(1) copy

Foto: Wahid Noval penyandang disabilitas antusias berpartisipasi dalam pengawasan pemilu 2019 (Rony DE)

PARTISIPASI PENGAWASAN PEMILU 2019

KABARRAKYAT.ID – Sejak Bawaslu Kabupaten Banyuwangi mensosialisasikan rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada 4 Februari 2019 lalu, animo masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi PTPS untuk Pemilihan DPD, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2019 ternyata lumayan tinggi. Terbukti, ketika pendaftaran secara resmi dibuka serentak pada 11 Februari 2019 lalu, banyak masyarakat yang datang ke Kantor-Kantor Panwaslu Kecamatan mendaftarkan diri untuk menjadi PTPS.

Dari sekian banyak pendaftar, adalah Wahid Noval, warga Dusun KrajanTimur RT 004 RW 002 Desa Segobang, Kecamatan Licin yang menarik. Warga kelahiran 07 November 1993 itu merupakan penyandang disabilitas tuna daksa, yakni tidak memiliki kedua tangan.

Sekitar Pukul 14.30 WIB, Noval datang ke Kantor Panwaslu Kecamatan Licin untuk mendaftar menjadi PTPS. Ia datang bersama Panwaslu Desa Segobang, AH. Muhson untuk menyerahkan berkas-berkas pendaftarannya. Bahkan, dengan mudahnya ia menuliskan nama di buku daftar hadir pendaftaran PTPS yang disediakan oleh Pokja Pembentukan PTPS Panwaslu Kecamatan Licin. Meskipun (maaf) kedua tangannya sudah tidak utuh lagi.

Di hadapan para Komisoner Panwaslu Kecamatan Licin yang menerima langsung bekas-berkas pendaftarannya, Noval mengaku jika dirinya mengetahui rekrutmen PTPS itu dari media sosial. Dari informasi tersebut, ia pun kemudian menghubungi Panwaslu Desa Segobang, AH. Muhson untuk ikut mendaftar. Setelah diberi penjelasan terkait persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan menjadi PTPS, oleh Muhson ia juga diberi berkas-berkas pendaftarannya. Bahkan Muhson siap mengantarkan mendaftar ke Kantor Panwaslu Kecamatan Licin.

“Jujur saja, selain untuk menambah pendapatan, saya juga ingin menambah pengalaman di kepemiluan. Karena ada kebanggaan tersendiri bagi saya ikut serta berpartisipasi mensukseskan Pemilu 2019 ini,” kata Noval kepada KABARRAKYAT.ID ketika mendaftarkan diri menjadi PTPS di Kantor Panwaslu Kecamatan Licin.

Disabilitas Pemilu (2) copy

Foto: Ketua Panwaslu Kecamatan Licin, Haidori, SE ketika menerima berkas-berkas pendaftaran penyandang disabilitas (Rony DE)

Anak semata wayang pasangan Abdul Hamid dan Siti Aminah itu mengaku, dirinya optimis dapat menjalankan tugas sebagai PTPS. Karena pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 lalu, dirinya juga dipercaya menjadi PTPS di Desa Segobang. Bahkan ketika disinggung masalah salah satu syarat menjadi PTPS adalah wajib bisa mengoperasikan android, dengan mudahnya Noval memainkan androidnya sembari menjawab chat-chat yang masuk di aplikasi whatsapp-nya.

“Jika saya masih dipercaya dan diterima untuk menjadi PTPS lagi, Insyaallah saya masih siap dan tidak akan kalah dengan yang lain,” pungkas Noval yang sehari-harinya beraktivitas menjadi pengurus HIPAm “Tirta Sari” Desa Segobang dan guide wisatawan itu.

Ketua Pokja Pembentukan PTPS Panwaslu Kecamatan Licin, Zamroni, SE mengatakan, pihaknya membuka peluang seluas-luasnya kepada masyarakat di Kecamatan Licin untuk mendaftar menjadi PTPS. Dengan catatan, pendaftar dapat memenuhi persyaratan-persyaratan sebagaimana petunjuk dan teknis (juknis) yang telah ditentukan Bawaslu.

“Siapa saja boleh mendaftar, asalkan memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. Di antaranya bersedia bekerja penuh waktu, tidak pernah menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya dalam jangka waktu lima tahun, tida berada dala satu ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu, dan lain-lain,” ungkapnya.

Tekait penyandang disabilitas yang mendaftar PTPS, Divisi SDM Panwaslu Kecamatan Licin itu mengaku sangat mengapresiasi semangat Noval yang ingin menjadi pengawas di Pemilu pada 17 April 2019 mendatang. Bahkan, ia pun merasa salut dengan kegigihannya yang ingin menunjukkan bahwa dirinya mampu melakukan pekerjaan sebagaimana orang dengan kondisi normal pada umumnya.

“Untuk diterima atau tidak, kami masih belum bisa memutuskan sekarang. Sekarang kan masih proses pendaftaran sampai nanti tanggal 21. Dilihat saja nanti, sesuai time line pengumuman Pengawas TPS terpilih akan diumumkan pada 8-12 Maret 2019,” tegasnya.

Senada, Ketua Panwaslu Kecamatan Licin, Haidori, SE juga sangat mengapresiasi Noval sebagai penyandang disabilitas yang mendaftar PTPS. Ia mengaku salut dan kagum saat melihat Noval tenyata mampu melakukan hal-hal sebagaimana orang normal pada umumnya. Seperti menulis, menggunakan android, dan sebagainya.

“Ketika saya melihat ia menulis, minum kopi dengan menggunakan kedua tangannya, maaf, yang tidak utuh itu tanpa ada kesulitan, jujur saya bingung mau mengatakan apa. Harapan kami, dengan mendaftarnya Saudara Noval ini dapat menjadi penyemangat bagi kita semua bahwa kekurangan bukanlah sebuah halangan untuk terus maju. Dan juga bagi masyarakat yang belum mendaftar, kami harap menjadi lebih terdorong semangatnya untuk ikut mendaftar juga,” tandas Haidori.

Penulis: Roni DE

Editor: Choiri

Banner PDI







Loading...

#Banyuwangi #Bawaslu #kaum disabilitas #panwaslu licin #Pemilu 2019

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply