Senin, Januari 18, 2021
Beranda PERISTIWA HUKUM Kejaksaan Trenggalek Release Capaian Kinerja 2020, Ini Prestasinya

Kejaksaan Trenggalek Release Capaian Kinerja 2020, Ini Prestasinya

REPORTERRudi Sukamto

KABAR RAKYAT – Kejaksaan Negeri Kabupaten Trenggalek release capaian kinerja tahun 2020, bertempat di kantornya, (11/1/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek Darfiah, SH menyampaikan beberapa kasus yang menonjol sudah rampung.

“Capaian kinerja oleh Bidang Pidana Khusus (Pidsus), telah laksanakan penyelidikan tiga perkara, penyidikan tiga perkara, penuntutan tiga perkara dan upaya hukum dua perkara serta ekseskusi lima perkara,” jelas Darfiah.

Selain Pidsus, Kajari Trenggalek ini juga sampaikan capaian kinerja Bidang Pidana Umum (Pidum).

“Tahun 2020 Bidang Pidum menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) sebanyak 200 perkara. Total itu dibagi dua tahap. Tahap pertama 195 perkara yang meliputi 192 sudah P21 dan 3 lainnya masih proses,” kata Darfiah.

“Tahap kedua sebanyak 192 perkara dengan pelimpahan 192 perkara telah disidang 192 perkara. Adapun perkara yang diputus sebanyak 176 perkara, serta yang sudah di eksekusi sebanyak 172 perkara,” imbuhnya.

Kinerja Bidang Intelijen, disampaikan telah ksanakan Penyuluhan Hukum (Luhkum) dan Penerangan Hukum (Penkum) sebanyak 1 kegiatan.

Juga Program Jaksa Masuk Sekolah sebanyak 28 dan Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (Pakem) sebanyak 1 kegiatan.

Ada juga, full bucket dari bidang intelijen yang akan dilimpahkan ke penyelidikan Pidsus.

“Lalu di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), kami telah melaksanakan MoU sebanyak 17 kegiatan. Dan ada Surat Kuasa Khusus (SKK) sebanyak 42 kegiatan,” kata Kajari.

Kejari Trenggalek juga telah setorkan ke Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 1.640.034.780 kepada negara.

Jika dibanding tahun 2019, trend penanganan perkara naik lebih banyak.

Tak hanya itu, Kejari Trenggalek juga telah melakukan lelang sebanyak 1 kali, dimana uang tersebut sudah disetorkan pula ke negara.

Kasus menonjol tahun 2020, Kajari Trenggalek mengatakan ada perkara Pidsus, yakni oknum dua pegawai Pengadilan Negeri (PN) terlibat korupsi. Dan perkaranya sudah putusan.

“Karena putusannya kurang dari 3/4 maka kami melakukan upaya hukum banding,” pungkas Kajari.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca