Keluarga dan Kades Ajak Pulang Paksa 4 Orang dari Karantina Covid-19 Situbondo, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Warga Paowan Situbondo pulang paksa dari tempat karantina.

KABAR RAKYAT – Terjadi kegaduhan antara keluarga pasien dan Kepala Desa Paowan Kec. Panarukan dengan Satgas Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Situbondo di Hotel Sido Muncul, Desa Pasir Putih, Kec. Bungatan, tempat karantina yang telah disediakan pemerintah daerah.

Ternyata kegaduhan itu dipicu dari 4 pasien reaktif warga Desa Paowan yang sudah menjalani karantina setelah mengikuti anjuran Satgas Gugus Tugas. Selama kurang lebih 13 hari menetap ruang karantina, namun tidak segera di lakukan pemeriksaan lanjutan swab.

Read More

Pihak keluarga 4 pasien dibantu kepala desa Paowan sengaja minta pulang paksa warganya yang sedang menjalani masa karantina setelah rapid test nya dinyatakan reaktif dan dibutuhkan pemeriksaan swab PCR untuk menentukan terinfeksi corona atau tidak.

“Pasien lainnya sudah menjalan tes lanjutan. Tapi 13 hari di karantina, empat warga Paowan tidak kunjuk di swab,” kata Kepala Desa Paowan, Syaiful Hadi pada wartawan di Situbondo, Sabtu (1362020).

Dijelaskan lagi, Penjemputan paksa ini dilakukan atas permintaan keluarga keempat pasien karantina. Dan kepala desa akan melakukan isolasi secara mandiri dirumah masing-masing pasien dengan penjagaan gugus tugas desa.

Nantinya jika gugus tugas kabupaten dalam hal ini Dinas Kesehatan melakukan swab dipersilahkan untuk melakukan dirumah pasien.

Dijelaskan, salah satu dari 4 warga Desa Paowan tersebut terdapat bayi yang masih berusia satu bulan dan saat masuk masa karantina masih usia 15 hari.

Pertimbangan itulah pihak keluarga pasien dan kepala desa menjemput paksa keempat warganya untuk pulang dan menjalani isolasi mandiri dirumahnya.***



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *