Kematian Seorang Supir Dishub Ende Tidak Wajar?

Kematian supir Dinas Perhubungan Ende

Kematian supir Dinas Perhubungan Ende diselidiki. Ft. istimewa/Dedi/KabarRakyat.ID

Istri korban cerita, awal suaminya diajak teman sama-sama supir ke Pulau Ende, untuk kerja pasang dinamo strom mobil. Tapi, sepulangnya, Ansel Wora sudah tidak bernyawa.

KabarRakyat.ID – Masyarakat Kabupaten Ende masih dihebohkan dengan peristiwa meninggalnya Anselmus Wora, sopir pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ende, Prov. NTT, Kamis 31/10 yang meninggal di Pulau diduga dalam kondisi tidak wajar dengan luka di ubun-ubun.

Kepada wartawan Istri almarhum Yeni Suwo menjelaskan hari Rabu 30/10 Hasan yang juga sopir orang nomor satu di Ende mendatangi rumah almarhum sebanyak empat kali, mengajak almarhum untuk ke Pulau Ende memasang Dinamo Strom Mobil DAK yang rusak di Pulau Ende.

Lanjut Yeni, Dinamo Strom tersebut sudah di perbaiki almarhum tetapi karena sibuk melayani para pemain bola Suratin Cup maka belum bisa berangkat ke Pulau Ende untuk memasang kembali.

Pada hari Rabu ketika Hasan datang lagi, sebagai Istri dirinya sempat bilang ke almarhum kenapa hari libur juga kamu kerja tetapi almarhum menjawab tidak enak dengan bosnya (Hasan, red).

Keesokan hari sekitar jam 10.30 WITA, almarhum  di jemput oleh Hasan untuk berangkat ke Pulau Ende.

Pukul 2.30 Wita, almarhum menelpon Istrinya Yeni bahwa dia bersama temannya Hasan dan Isak baru tiba di Pulau Ende karena ombak cukup besar dan istrinya menjawab ya.. sudah Hati-hati Bapa.

Pukul 22.03 WITA Yeni sempat menelpon lagi almarhum tetapi tidak di Jawab dan begitu pula pada pukul 01.00 dini hari ketika dirinya menelpon almarhum juga tidak di jawab.

Sejak awal kematian almarhum dirinya tidak pernah dihubungi oleh kedua rekan almarhum yang bersama-sama dengan almarhum ke Pulau Ende dan justru dirinya diberitahu oleh adik sepupu almarhum Yomans Hami untuk datang ke RSUD Ende, tegas Yeni

Dengan berat hati Yeni dan ke tiga anaknya dan keluarga besar mendatangi RSUD Ende untuk memastikan apa yang terjadi dengan almarhum dan ternyata suaminya sudah meninggal Dunia.

Sebagai Istri dirinya meminta kepada kedua teman korban untuk bertanggung jawab karena mereka yang mengajak apa lagi almarhum baru pertama kali ke Pulau Ende.

Melihat jenasah almarhum maka adik sepupunya, Yomans Hami yang saat itu sangat kaget dan shok bertanya, ” siapa yang antar jenasah kakak saya dari Pulau Ende akirnya ditunjuk kepada Hasan”.

Yang menjadi keanehan menurut Yomans adalah Hasan kenal  begitu dekat dengan keluarga almarhum Ansel Wora tetapi kenapa menghubungi kelurga saja tidak dilakukan.

Kejanggalan dari  meninggalnya almarhum adalah pada kepala bagian ubun-ubun ada Luka robek sangat besar dan ubun-ubun  sangat lembek kata Yomans

Keluarga meminta kepada aparat penegak Hukum dalam hal ini Polres Ende untuk mengusut secara tuntas dan mengungkap apa motif sampai kepala Almarhum seperti di pukul dengan benda Tumpul.

Almarhum sehari- hari bekerja sebagai Sopir pada Dishub Kabupaten Ende.

Informasi dihimpun Reskrim Polres Ende kabarnya sudah melakukan penyelidikan kasus ini. Namun belum mengungkapkan pada publik.

“Sudah ada penanganan, masih dalam penyelidikan,” kata sumber di Mapolres Ende.

Reporter: Dedi

Editor: Choiri

banner 970x90









Loading...

#ende kab #NTT #Polres Ende #supir dinas perhubungan ende

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 800x600)

    Tinggalkan pesan