Senin, Januari 25, 2021
Beranda JATIM Kembali Gelar 3D Printing Competition, Ketua Dekranasda Jatim Harapkan Kompetisi Jadi Wadah...

Kembali Gelar 3D Printing Competition, Ketua Dekranasda Jatim Harapkan Kompetisi Jadi Wadah Desainer Jatim Berinovasi

KABAR RAKYAT – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar 3D Printing Competition Tahun 2020 di Visma Art Gallery dan Co-Working Space, Jalan Tegalsari Surabaya, Sabtu (19/12) sore.

Sebanyak 52 hasil karya mengikuti kompetisi ini. Sepuluhnya masuk finalis dan maju mempresentasikan karyanya di depan para juri melalui virtual untuk menentukan siapa Juara I, II, III, dan Favorit.

Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak pun menyampaikan harapannya agar 3D Printing Competition ini menjadi wadah bagi anak muda yang memiliki skill desain. Sehingga, melalui kompetisi tersebut bisa melahirkan anak-anak muda untuk terus berinovasi di dunia desain.

“Tujuan dari acara ini untuk menggali, meregenerasi, mewadahi para anak muda yang mempunyai skill desain untuk bisa menciptakan karyanya, kemungkinan akan menjadi ide bisnis dikemudian hari,” kata Arumi.

Dirinya berharap, dengan menggunakan teknologi 3D Printing, para peserta tidak terbebani. Selain itu juga lebih murah dan efisien.

Pada kesempatan yang sama, Arumi juga meminta para desainer tidak hanya bisa mendesain saja, tetapi juga harus bisa menciptakan hasil akhirnya berupa produk.

“Desainer itu kadang bisa desainnya, tapi kadang-kadang hasilnya tidak sesuai. Karena itu penting sekali bagi desainer bukan hanya bisa menciptakan desain, tetapi juga bisa menciptakan hasil akhirnya berupa produk,” jelas Istri Wagub Jatim itu.

Sementara dari hasil competition yang digelar, keluar sebagai pemenang yakni Juara I : Faizal Davin mendapatkan hadiah senilai Rp. 10 Juta, Juara II : Tim Gabut (Rp. 7,5 Juta), Juara III : Dinda (Rp. 5 Juta), dan Juara favorit Tim Gabut (Rp. 3 Juta).*

 

 

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca