Sunday, October 25, 2020
Home KEBIJAKAN Kemendagri Menilai Pemda-Pemkot di Jatim Miliki Capaian Indeks Kinerja Tertinggi

Kemendagri Menilai Pemda-Pemkot di Jatim Miliki Capaian Indeks Kinerja Tertinggi

- Advertisement -
Gubernur Khofifah Sebut Penghargaan Capaian LPPD Sebagai Bukti Sinergi Pusat, Provinsi Hingga Kabupaten/Kota

KABAR RAKYAT – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa apresiasasi terhadap capaian atas kinerja 38 kepala daerah di kabupaten/kota se Jawa Timur.

Penghargaan dari Kemendagri kepada 38 Kepala Daerah Kab/Kota, capaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2018 atas Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2019 diserahkan Gubernur Khofifah di Gedung Grahadi, pada Jum’at (16/10) sore.

Kesempatan itu, Gubernur Khofifah meminta agar Penghargaan Capaian LPPD Tahun 2018 ini bisa dijadikan modal untuk meningkatkan kualitas program dalam membangun keberseiringan antara Pemerintah Pusat, Provinsi hingga ke Kabupaten/Kota.

“Ini akan jadi bukti sekaligus modal untuk menseiringkan antara seluruh visi misi di tingkat pusat, nyambung ke tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota,” jelas Khofifah.

Atas capaian gemilang ini, Gubernur Khofifah pun memuji seluruh Bupati dan Walikota atas kinerjanya selama ini yang telah mendapat penilaian dari Kemendagri dengan status sangat tinggi.

Dirinya menekankan bahwa capaian ini juga merupakan bentuk terjalinnya keberseiringan mulai nasional hingga ke daerah serta komitmen penuh dari semua Kepala Daerah.

“Indeks sangat tinggi bagi kabupaten/ kota ini karena komitmen kita yang saling bersinergi dengan pusat. Hari ini kategori semuanya ‘Sangat Tinggi’, bedanya hanya nol koma nol-nol sekian,” ungkap orang nomor satu Jatim ini.

Dirinya menambahkan, dengan bersinergi dan berseiringnya visi misi pemerintah pusat dan daerah maka breakdown Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD juga akan terus konsisten.

“Ini berarti breakdown perencanaan program di dalam RAPBD nya juga konsisten,” imbuh Khofifah dalam wawancaranya.

Tak lupa, Gubernur Khofifah pun mengingatkan setiap Kepala Daerah akan Reformasi Sistem Sosial Nasional. Dirinya menekankan kesamaan visi misi pemda dengan pusat akan reformasi sistem kesehatan nasional serta sistem penangan bencana dan sebagainya.

Dalam acara penyerahan penghargaan, dari 38 daerah, Kabupaten Banyuwangi tercatat sebagai daerah dengan indeks kinerja tertinggi dengan score 3,5592. Disusul Kab. Sidoarjo dan Pasuruan di tempat kedua dan ketiga. Sementara wilayah lain tercatat mendapat penilaian diatas 3 dengan selisih koma antara satu sama lain.

Sementara itu, penghargaan ini sendiri merupakan hasil dari pelaksanaan Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2019 terhadap LPPD tahun 2018 oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Penghargaan, sebelumnya telah diserahkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri yang diwakil Direktuur EKPKD kepada Gubernur Khofifah pada pertemuan pembahasan pelaksanaan EPPD Tahun 2020 terhadap LPPD tahun 2019 di Provinsi Jawa Timur pada tanggal 4-8 Oktober 2020 lalu di Surabaya.

Tak hanya itu, berdasarkan hasil EKPPD Tahun 2019 terhadap LPPD Tahun 2018, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mampu mempertahankan peringkat pertama kinerja tertinggi secara nasional.

Prestasi tersebut melengkapi runtutan prestasi LPPD yang menjadi sembilan kali berturut-turut sekaligus menggenapi hasil capaian tertinggi dari 2 tahun pelaksanaan EKPPD sebelumnya yakni EKPPD tahun 2017 terhadap LPPD tahun 2016 dan EKPPD tahun 2018 terhadap LPPD tahun 2017.

Sehingga atas prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur seyogyanya mendapatkan penghargaan Parasamya Punakarya Nugraha untuk ketiga kalinya atas capaian peningkatan kinerja LPPD terbaik pertama secara nasional.

Turut mendampingi Gubernur Khofifah, Sekretaris Daerah Heru Tjahjono, Kepala Biro Pemerintahan Setda Prov. Jatim Jempin Marbun, SH, MH serta jajaran Kepala OPD terkait lainnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca