Kemenpan RB Kepolisian Zona Integritas Jangan Melanggar

  • Whatsapp

KABARRAKYAT.ID – Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabel Aparatur dan Pengawasan Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Muhamad Yusuf Ateh AK. MBA berpesan kepada Polres di jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur yang masuk zona integritas agar tidak melakukan pelanggaran.

“Jangan sampai anggota melakukan pelanggaran terutama sampai tanggal 9 Desember 2018, karena merupakan penentu untuk mendapatkan predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi). Dan pada tanggal 9 Desember 2018 merupakan hari anti korupsi maka saat itu akan ditetapkan bagi Polres yang mendapat predikat WBK, dan akan dihadiri KPK maupun BPK,” kata Ateh dalam sesi Evaluasi Zona Integritas dilingkungan Polri gelombang satu yang digelar di Hall Resort Singosari Kabupaten Batu, Senin (24/9/2018).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Ateh menyampaikan, bahwa dalam melakukan cek lapangan kepada Polres-Polres yang saat ini mengkuti evaluasi semuanya berhasil. Tahapan-tahapan yang sudah dilalui harus tetap dijaga karena penilaian sudah baik. Hindari pelanggaran-pelanggaran apalagi sampai masuk ke Medsos.

Sementara itu Kepala Biro Reformasi Polri Srena Polri, Brigjen Pol. Drs. Adhi Prawoto., S.H, mengatakan,  arahan anggota yang saat ini sudah mendapat evaluasi dan menuju WBK patut  berbangga.  Bagi yang berhasil maka para Kapolresnya akan mendapat kesempatan promosi untuk berkarir lebih tinggi.

“Kalaupun Kapolresnya yang saat berjuang apabila ada pergantian sistem harus tetap dijalankan agar predikat WBK bisa diraih. Saat ini instansi yang berhasil menuju WBK masih Polri dan yang lainnya akan belajar dari Polri, seperti TNI, Imigrasi, Kejaksaan dan pemerintah daerah,” terang Brigjen Pol. Drs. Adhi Prawoto.

Perlu diketahui, Polres yang melaksanakan evaluasi zona integritas antara lain Poltabes Surabaya.(menuju WBBM), Polres Metro Bekasi, Polres Banyuwangi, Polres Situbondo, Polres Bojonegoro, Polres Lamongan, Polres Malang, Polres Batu, Polres Mojokerto, Polresta Mojokerto dan Polres Tuban.

Dalam kesempatan yang itu, Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman., S.I.K., M.Si berkesempatan menyampaikan paparan tentang inovasi-inovasi yang sudah dilakukan oleh Polres Banyuwangi.

Salah satunya aplikasi layanan pengurusan kehilangan surat-surat berbasis ponsel android yakni e-Loss. AKBP Donny menjelaskan, dengan melaporkan kehilangan melalui e-Loss atau elektronik loss service in your hand itu, masyarakat cukup mengisi data melalui aplikasi. Selanjutnya diverifikasi terkait kehilangan yang dimaksud oleh petugas kepolisian.

“Setelah diverifikasi akan diberikan print out dari petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek atau Polres. Jadi, paling tidak bisa langsung terdata untuk mempercepat pengembalian barangnya,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabel Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB, Muhamad Yusuf Ateh AK. MBA, Kepala Biro Reformasi Polri Srena Polri Brigjen Pol. Drs. Adhi Prawoto, S.H.,  Irwasda Polda Jatim, Karorena Polda Jatim dan para Kapolres jajaran beserta anggota yang membidangi pelayanan publik.

Reporter : Fattahur/Humas Polres

Editor : Coi/Choiri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *