Kendaraan Plat Nomor Luar Banyuwangi Dilarang Digunakan Untuk Taxi Online

  • Whatsapp
Kendaraan Plat Nomor Luar Banyuwangi Dilarang Digunakan Untuk Taxi Online
Ketua-Komisi-II-DPRD-Banyuwangi-Handoko

BANYUWANGI – Kendaraan berplat nomor luar daerah, dilarang dipergunakan untuk transportasi berbasis  online. Hal ini salah satu hasil konsultasi Komisi II DPRD Kabupaten Banyuwangi ke Kementerian Perhubungan RI.

Ketua Komisi II, Handoko, SE saat dihubungi melalui sambungan telepon, mengatakan, aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaran Angkutan Orang Mengunakan Angkutan Umum Tidak Dalam Trayek, yang akan diberlakukan pada tanggal 1 Nopember 2017.

“ Kendaraan luar daerah, seperti DK, B atau lainnya, dilarang digunakan sebagai Taxi Online di Banyuwangi,” jelas Handoko, Selasa (15/11/2017).

Selain plat nomor daerah, ada  Sembilan point yang juga diatur, diantaranya  batas bawah dan atas tarif Taxi online. Tarif batas bawah Rp. 3.500 per Kilometer, dan tarif batas atas Rp. 6.500 per Kilometer. Taxi online harus memiliki Sertifikat Registrasi Uji Type (SRUT) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Propinsi. Wilayah operasi dan kuota kendaraan.

“ Taxi Online akan diberi tanda stiker, dan pengusaha hanya dibatasi memiliki lima armada,” ungkap Handoko.

Setelah melakukan konsultasi ke Kementerian Perhubungan RI, Komisi II akan segera menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan sopir taxi konvensional dan angkutan umum di Banyuwangi.

“ Semoga dengan adanya Permenhub No. 108 tahun 2017 ini. Bias menjadi penengah antara pengemudi taxi konvensional dan online,” ucap Politisi partai Demokrat asal Rogojampi ini.

Sebelumnya perwakilan sopir taxi konvensional dan angkutan umum di Banyuwangi mengajukan rapat dengar pendapat ke DPRD . Mereka mengeluh pendapatannya menurun setelah transportasi berbasis online beroperasi di Banyuwangi.

Reporter : Hariyadi

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *