Kepala Desa Sraten Prihatin Nasib Anggota KUD Tri Jaya

180 views
banner 468x60)
Kepala Desa Sraten, H. Rahman Mulyadi

Foto: Drs. H Rahman Mulyadi Kepala Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. (dok/kabarrakyat.id)

KABARRAKYAT.ID – Drs. H Rahman Mulyadi  Kepala Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi prihatin dan terpaksa angkat bicara. Setelah mendengar banyak anggota KUD Tri Jaya tidak bisa mengambil uang tabungannya.

“Selama ini pihak KUD sulit di temui oleh masyarakat. Yang saya tahu, persoalan KUD itu sudah diserahkan penuh sama pengacara yang menangani uang milik anggota KUD Tri Jaya. Jadi yang tahu banyak pengacara terkait tanggungjawab pengembalian uang nasabah,” kata H. Rahman ditemui, Kamis (9/5/2019).

Kapala Desa Sraten itu, juga mendengar aset milik KUD itu sudah di jual. Tapi sebaiknya para anggota KUD Tri Jaya saling koordinasi satu dengan lainnya. Agar ada kepastian, bagaimana tehnis pengembaliannya.

“Toh kalau aset sudah sebagian di jual, kepastianya siapa yang menjual? Dan siapa yang megang uangnya? Agar permaslahan ini disampaikan kepada masyarakat selaku penabung uang,” imbuhnya.

Baca juga:

Rahman, sempat diundang dalam rapat, saat koperasi masih berjaya. Tapi semenjak ada permasalah dirinya tidak pernah lagi diundang. Memang awalnya uang masyarakat selaku anggota KUD Tri Jaya mencapai miliaran rupiah. “Setelah itu tidak pernah mengikuti lagi saat rapat di KUD,” ungkapnya.

Kades Sraten mengaku prihatin, apalagi masyarakat sudah banyak kebutuhan bulan puasa ramadhan dan mendekati hari raya Idul Fitri. Pasti mereka kebingungan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.

KUD Tri Jaya, Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi

Foto: KUD Tri Jaya, Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi

Sepert diberitakan, puluhan anggota KUD Tri Jaya Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi tidak bisa menarik uang tabungan untuk kebutuhan puasa Ramadhan. Hal itu, terjadi setelah mendengar kabar kondisi KUD kurang bagus.

Di konfirmasi beberapa anggota KUD Tri Jaya Desa Sraten saat mengambil uang: Yani mengatakan “kami datang ke KUD akan mengambil uang tabungan milik saya sendiri tapi uang tidak ada”.

Dibeberkan Yani, “padahal uang dikit demi sedikit saya tabungkan ke KUD Tri Jaya sampai mencampai Rp. 51 Juta, namun saat di ambil tidak ada uang sama sekali alias Kosong”.

Para anggota koperasi yang lain mengaku panik. Anggota kebanyakan warga sekitar, harus bolak balik datang ke KUD tapi hasilnya kosong.

Yani saja, warga lain yang menabung ada yang sampai Rp.80 juta, Rp. 18 juta, Rp. 10 juta, Rp. 25 juta tidak bisa mengambil uang.

Jawaban managemen saat didatangi, pihak anggota KUD Tri Jaya harus menunggu kalau aset sudah terjual.

Reporter: Jaenudin

Editor: Choiri

banner 468x60)

#Banyuwangi #dinas koperasi #koperasi unit desa #kud tri jaya sraten #sraten cluring

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply