Dinas Pendidikan Larang Kekerasan di MPLS SMP

75 views
Kadispendikbud Drs H Harimas M.Si

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Drs H Harimas M.Si. Ft. Ifa

Pada Kepala Sekolah (KS), lanjutnya, tidak boleh mengadakan atau melibatkan pihak luar yang artinya dalam kegiatan pendidikan MPLS dengan cara-cara kekerasan.

KABARRAKYAT.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bondowoso, Drs H. Harimas M.Si tegas pada sekolah mentaati rambu-rambu kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada siswa baru, hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Itu berdasarkan Permendikbud 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama.

“Dalam ketentuan Permendikbud itu, sudah diatur tentang siswa yang akan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Ada rambu-rambunya yang jelas. Jangan ada istilah plonco-an,” tegasnya Harimas diruang kerja, Kamis (11/7/2019).

Pada Kepala Sekolah (KS), lanjutnya, tidak boleh mengadakan atau melibatkan pihak luar yang artinya dalam kegiatan pendidikan MPLS dengan cara-cara kekerasan.

“Semisal push up atau semacamnya. Sudah tegas himbauan pada para KS. Kecuali pihak luar yang membantu, misal memberikan pendidikan tentang bahaya narkoba. Kenakalan remaja atau lainnya, termasuk Kespro itu (kesehatan dan pengenalan alat reproduksi),” pungkasnya.

Informasinya, pelaksaan MPLS rencana dua hari. Sudah ada langkah koordinasi antara Kepolisian dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kebudayaan..

“Benar sudah ada koordinasi dinas dengan pihak kepolisian. Tujuannya hanya untuk mengantisipasi saja,” tegasnya.

Reporter : Ifa

Editor : Setiawan

#bondowoso #pendidikan #pengenalan lingkungan sekolah #SMP

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply