Keranda Mayat di Tondomulyo Jadi Tanda, Agar Pemudik Prihatin Bahaya Covid-19

  • Whatsapp
Keranda Mayat
Keranda Mayat di Puncu Kabupaten Kediri.

KABAR RAKYAT – Keranda mayat jadi alat perhatian agar warga perantauan yang mudik ikut prihatin dan mau tertib ikut protokol kesehatan Covid-19. Bermasker, jarak sosial, rutin mencuci tangan agar terhindar dari infeksi virus mematikan.

Pemandangan keranda mayat yang sengaja di pajang di jalanan itu, sengaja di pasang warga Dusun Tondomulyo Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri.

Read More

Warga Rt 02 Rw 02 ini sengaja memasang keranda mayat di tengah jalan bersama pocong itu sengaja ditempatkan di depan Jalan Melon saat hari Lebaran, kemarin (24/5/2020).

Bahkan, di sekitar keranda mayat juga ada pula bunga tabur, tikar, hingga payung jenazah. Namun bukan pocong dengan jenazah sungguhan, hanya replika saja.

Solikin Ketua RT 02 RW 02 Dusun Tondomulyo mengatakan,pemasangan keranda dan pocong ini, untuk mencegah agar tidak ada pemudik atau warga dari luar daerah masuk ke lingkungannya.

Baca: Pejuang Cegah Covid-19 Kabupaten Kediri, Bergerak Tanpa Pamrih

Baca: Banyak Info Sumir, Kemendikbud Belum Menentukan Mulainya Ajaran Baru Sekolah 2020

“ini sebagai pesan moral agar warga selalu menerapkan protokol kesehatan,dan melaksanakan pola hidup sehat agar terhindar dari virus Corona. Dan jika tidak mengindahkan protokol. Ini contohnya,” ujar Solikin sembari menunjuk replika pocong.

Solikin menambahkan, portal yang sudah diinstal sudah terpasang di jalan tersebut. Namun masih sering dibuka tutup.

“Ide pemasangan keranda dan pocong itu baru muncul saat hari pertama Idul Fitri usai melangsungkan ziarah ke pemakaman. “Spontan saja,” tandasnya.

Feri Ardika, tokoh pemuda Rt 02 Rw 02 mengaku, setiap malam para pemuda selalu melakukan ronda keiling kampung,untuk mencegah tindak kriminal.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *