Wednesday, August 12, 2020
Home BANYUWANGI Kesbangpol Gelar Saresehan Bersama Media Jelang Pilkada Serentak

Kesbangpol Gelar Saresehan Bersama Media Jelang Pilkada Serentak

KABAR RAKYAT – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar sarasehan dengan insan media. Pertemuan rutin kali ini mengangkat tema “ Peran Wartawan Mensukseskan Pilkada Tahun 2020 Guna Menjaga Kondusifnya Wilayah Banyuwangi di Era Pandemi Covid-19 “ .

Acara yang digelar di Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi dibuka langsung Kepala Bakesbangpol, Abdul Azis Hamidi. Serta mengundanghadirkan dua Narasumber yakni Kapolresta Banyuwangi yang diwakili Kasat Intekam, AKP. Andi Amir Wahyudi, Subahrodin Yusuf dari PWI dan Elly Irwan Suryanto Radar Banyuwangi sebagai moderator.

Dalam sambutan pembuka Abdul Azis Hamidi mengatakan, ada beberapa syarat utama yang harus dicapai agar pelaksanaan Pilkada tahun 2020 dapat berjalan sukses dan aman. Elemen yang pertama pada penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu dalam melaksanakan tugasnya harus sesuai dengan regulasi yang ada.

Yang kedua adalah tugas pemerintah untuk menyediakan anggaran Pilkada, data pemilih dan sarana prasarana penunjang lainnya. Elemen ketiga adalah Partai Politik (Parpol) yang harus menyiapkan calon serta memberikan pendidikan politik kepada warga sehingga berpengaruh terhadap tingkat partisipasi masyarakat.

Elemen yang ke empat adalah aparat keamanan yakni POLRI dan TNI yang menjaga keamanan sebelum, saat pelaksanaan maupun sesudah Pilkada. Kelima Tokoh  masyarakat dan elemen yang terakhir adalah media.

“ Peran media massa diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat melaui informasi-informasi yang kredibel sehingga masyarakat bisa tergerak untuk berpartisipasi , “ ucap mantan Kepala Bagian Tata Kelola Pemerintahan Desa Setda Pemkab Banyuwangi ini.

[the_ad id=”29596″]

Disisi lain, bakesbangpol juga berharap peran insan media untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan protokol kesehatan disaat transformasi tatanan kehidupan normal baru atau new normal life.

“ New normal itu bukan berarti ancaman pandemi covid-19 sudah hilang, ini anggapan yang salah, dalam kondisi new normal masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan yakni menggunakan masker, sering cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak, “ pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER