Ketua DPRD Banyuwangi Ajak Gelorakan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945

  • Whatsapp
kegiatan Sosialisasi Hari Lahir Pancasila dengan tema Membangun Regulasi Daerah dengan Spirit Pancasila Gotong Royong Hadapi Covid-19 di Kampus IAI Ibrahimy Genteng

KABAR RAKYAT – Sebagai warga negara dan anak bangsa kita berkewajiban mengelorakan dan menyosialisasikan hari lahir Pancasila 1 Juni 1945.

Sehingga perlulah kita melihat kembali sejarah lahirnya Pancasila untuk menyegarkan dan memperkuat memori kolektif kita terhadap Pancasila sebagai dasar bangsa dan negara.

Read More

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, SE saat memberikan sambutan pembuka kegiatan sosialisasi Hari Lahir Pancasila.

Mengambil tema Membangun Regulasi Daerah dengan Spirit Pancasila Gotong Royong Hadapi Covid-19, pada hari, Selasa (16/06/2020) bertempat di Auditorium KH. As’ad Samsul Arifin Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng.

Made Cahyana menyampaikan, peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni, didasari pidato Bung Karno di sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dengan tema dasar negara yang dibuka sejak 28 Mei 1945.

Setelah beberapa hari belum menemui titik terang terkait dengan dasar negara, pada tanggal 1 Juni 1945 Bung Karno mendapatkan giliran untuk menyampaikan gagasanya tentang dasar negara Indonesia merdeka yang dinamakan Pancasila.

“Pidato Bung Karno tentang dasar negara kala itu tidak dipersiapkan secara tertulis, namun dapat diterima secara aklamasi oleh segenap anggota BPUPKI,“ jelas Made Cahyana dihadapan peserta sosialisasi.

Setelah melalui proses persidangan dan lobi-lobi, akhirnya rumusan Pancasila hasil pengalian dari Bung Karno tersebut berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam mukadimah Undang-Undang Dasar 1945.

Yang kemudian dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.

“Itulah sejarah lahirnya Pancasila, sehingga pada tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahirnya Pancasila melalui Keputusan Presiden No. 24 Tahun 2016 oleh Presiden Joko Widodo,“ ucap Made Cahyana.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *