Kamis, Januari 21, 2021
Beranda EKONOMI Ketua Kadin Banyuwangi Terpilih Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Mikro

Ketua Kadin Banyuwangi Terpilih Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Mikro

REPORTERRichard

Ketua Kadin Banyuwangi David Wijaya Tjoek saat dilantik, Kamis (26/11/2020).

KABAR RAKYAT – Pengurus Kamar Dagang Dan Industri Kabupaten Banyuwangi menuju babak baru. David Wijaya Tjoek dikukuhkan sebagai ketua Kadin Banyuwangi pada periode 2019-2024 setelah terpilih secara aklamasi, di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Kamis (26/11/2020).

Pelantikan Kadin Banyuwangi David Wijaya Tjoek oleh Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, disaksikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam sambutannya Kepala Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, meminta ketua terpilih dan pengurus baru mampu membangun sinergitas dengan pemerintah, perusahaan dan pengusaha. Kolaborasi menjadi penting dalam upaya meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Kadin harus bisa memberikan program yang konkret di seluruh sektor perekonomian, meliputi industri, manufaktur, perkebunan, pariwisata, maupun sektor-sektor termasuk UMKM, kata Adik.

Melihat prospek Banyuwangi ke depan yang makin maju Kadin bisa mengambil peran lebih. Potensi sektor pariwisata , pertanian, pertambangan dan ekonomi kreatif yang menggeliat menjadi modal besar untuk dikembangkan bersama.

Adik meminta Kadin segera menyusun program jangka pendek, menengah dan panjang sebagai upaya kerja cepat dalam membantu pemulihan ekonomi daerah. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia harus disiapkan lebih agar mampu menjawab tantangan global. Pemanfaatan tehnologi digital menjadi sebuah kebutuhan dalam dunia usaha.

“Ini mendesak sekali. Saat ini baru 20 persen UMKM di Jatim yang sudah tersentuh dengan digital. Apalagi di masa pandemi banyak UMKM yang enggak bisa jualan offline, solusinya ya harus didorong secara online. Ini tugas Kadin Banyuwangi bagaimana menaikkan kelas UMKM sehingga mereka bisa memasarkan produknya secara online. Jika UMKM berkembang, perekonomian otomatis ikut berkembang,” harap Adik.

Ketua Kadin David Wijaya Tjoek mengaku siap menjalankan tugas-tugas barunya. Dan telah menyiapkan program jangka pendek untuk percepatan pemulihan ekonomi lokal.

” Berkolaborasi dengan pemkab adalah keharusan sebab Kadin bagian dari mitra kerja.Hari ini yang dibutuhkan berkomitmen bersama dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid -19. Salah satunya, bagaimana sektor ekonomi mikro bisa tumbuh melalui UMKM untuk terus berinovasi dan kreatif dalam menggali potensi ekonomi di Banyuwangi,” kata David Wijaya,Kamis (26/11/2020).

Bos perusahaan pengalengan ikan di Muncar ini menata bagaiamana sektor bisnis di Banyuwangi kembali optimis dan menata iklim berwira usaha terus bergairah dan kompetitif.

” Sektor perdagangan, industri dan jasa harus memiliki daya saing. Pelaku usaha tentunya memahami dinamika dan ini membutuh strategi kemampuan membaca pasar. Kadin akan terus memotivasi pelaku usaha termasuk mendorong UMKM melalui kemitraan. Kita memahami perlu kerja keras lagi dalam mencari terobosan agar sektor ekonomi mikro tetap bergerak di tengah krisis pandemi Covid -19, ” beber David.

Ketua Kadin Banyuwangi terpilih berharap, pengurus baru bisa bekerja efektif sesuai bidangnya melalui program jangka pendek, menengah, hingga program jangka panjang.

Menyambut ketua Kadin yang baru, Bupati Abdullah Azwar Anas berharap,Kadin dapat berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam mengatasi kontraksi ekonomi yang terjadi saat ini. Dengan peran aktif Kadin, diharapkan ada percepatan pemulihan perekonomian.

“Semoga Kadin bisa jadi mitra strategis kami dalam pemulihan ekonomi Banyuwangi. Dan bersepakat menciptakan iklim investasi di Banyuwangi yang sehat dan menguntungkan bagi dunia usaha, ungkap Abdullah Azwar Anas.

Turut hadir dalam kesempatan itu, segenap Forum Pimpinan Daerah dan jajaran OPD Kabupaten Banyuwangi, Ketua BPS Banyuwangi Tri Erwandy, dan Ketua Kadin Kota Surabaya Ali Affandi.

EDITORChoiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca