KH. Salwa: Kunci Pengawas Pelayanan Publik Itu ‘Disiplin’

  • Whatsapp
Bupati Salwa saat memasangkan tanda peserta diklat kepemimpinan di Pendopo Bupati
Bupati Bondowoso Membuka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawasan.

KABAR RAKYAT – Bupati Bondowoso Drs. Salwa Arifin membuka acara Pelatihan Kepemimpinan Pengawasan diikuti 30 ASN dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bertempat di Pendopo Kabupate, Kamis (25/2/2021).

Bupati Salwa dalam sabutannya berpesan pada semua peserta yang merupakan pengawas untuk melakukan pengawasan dengan sebaik-baiknya.

Bacaan Lainnya

“Karena yang paling tidak disenangi ini biasanya adalah pengawas. Ini penting bagi peserta, dalam melakukan pengawasan,” kata Bupati Bondowoso itu.

Kedisiplinan seorang pengawasan itu, sebut Salwa, agar mengikuti semua kegiatan. Bukan hanya saat pelatihan saja, namun juga harus disiplin kerja, disiplin waktu, disiplin tugas.

“Disiplin itu baik, tinggal pengamalannya saja tapi harus dibiasakan, karena kedisiplinan akan menjadi kebiasaan,” jelasnya.

Perwakilan Kabid Pengembangan SDM Muhammad Suluh diacara itu menegaskan bahwa saat pandemi Covid-19 ini para peserta diharapkan mampu beradaptasi, harus mampu melakukan inovasi terhadap metode pembelajaran yang nantinya diberikan oleh para pemateri.

” Ini merupakan tantangan tersendiri bagi peserta. Pembelajarannya bukan hanya tatap muka, karena nantinya juga dilakukan pembelajaran jarak jauh,” tuturnya.

Selain itu, Suluh menambahkan, kegiatan ini dalam rangka melakukan pengembangan sumber daya manusia khususnya aparatur sipil negara terutama yang memiliki jabatan strategis dalam sebuah oraganisasi.

“Tujuannya ya untuk mencetak pemimpin yang mempunyai pontensi kepemimpinan managerial pelayanan publik yang sesuai dengan standart prosedur,”ungkapnya.

Ditempat yang sama, Plt Kepala BKD, Apil Sukarwan, mengatakan, peserta pelatihan tersebut terdiri dari 30 peserta yang dari beberapa unsur di sejumlah OPD setempat.

“Kita menggandeng Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jawa Timur sebagai mitra, karena untuk menyengggarakan sendiri kita belum ini belum layak, belum punya gedung sendiri juga,”ucapnya singkat.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *