Selasa, November 24, 2020
Beranda POLITIK PILKADA 2020 KIPP Trenggalek : Jelang Pilkada 2020 Waspada Jangan Serahkan KTP

KIPP Trenggalek : Jelang Pilkada 2020 Waspada Jangan Serahkan KTP

REPORTERRudi Sukamto

KABAR RAKYAT – Menghadapi pesta demokrasi Pilkada 9 Desember, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Trenggalek, menghimbau masyarakat agar hati-hati menyerahkan foto KTP kepada orang yang tidak dikenal atau mengaku tim sukses.

Nur Rochmad, SH, M.H, bagian Devisi Monitoring & Advokasi KIPP (Komite Independen Pemantau Pemilu ) wilayah Trenggalek, menyampaikan dalam Pilkada Kabupaten Trenggalek nanti, ada 2 kontestan calon, Kamis (19/11).

“KIPP menghimbau kepada masyarakat agar hati hati menyerahkan KTP, foto KTP ataupun foto copynya, sebab kalau nanti sampai terjadi perbuatan pidana, mungkin dengan mengatasnamakan dia yang KTPnya pernah dipinjam, maka yang rugi masyarakat itu sendiri,” jelas Rochmad.

pengawas pemilu
Nur Rochmad, SH, M.H, bagian Devisi Monitoring & Advokasi KIPP

KTP ( Kartu Tanda Penduduk ) adalah identitas frivat bagi masyarakat yang diberikan negara, jangan diberikan kepada seseorang secara sembarangan, sebab foto KTP, foto copy KTP, bisa dimanfaatkan oleh oknum, untuk tujuan perbuatan pidana.

” KTP adalah identitas privat warga masyarakat, bilamana nanti dilapangan ada warga atau masyarakat yang didatangi oleh oknum dan dia meminta fotocopi KTPnya atau KTP nya, tolong untuk hati hati, paling tidak masyarakat minta penjelasan tujuannya untuk apa? Jangan jangan nanti untuk tujuan perbuatan pidana,” lanjut Rochmad.

KTP merupakan data identitas penduduk yang diberikan negara, tujuannya untuk perlindungan terhadap warga negara, ketika terjadi persoalan hukum yang menyangkut data pribadi maka yang rugi masyarakat itu sendiri.

“Kami himbau kepada masyarakat agar hati hati, menjaga kartu identitas diri, jangan diberikan kepada seseorang secara sembarangan, karena identitas diri dalam KTP, bisa dicatut oleh oknum untuk perbuatan pidana,” tutupnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca