Kamis, Januari 21, 2021
Beranda BERITA PENDIDIKAN KKN Mahasiswa Untag Surabaya Ajarkan Marketing Masker Motif Tie Dye

KKN Mahasiswa Untag Surabaya Ajarkan Marketing Masker Motif Tie Dye

Artikel: Firda Agustin Umma/KKN Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Disaat pandemi Covid-19 saat ini penurunan ekonomi sangat signifikan sangat dirasakan bagi seluruh masyarakat di dunia termasuk masyarakat Indonesia. Namun bukan berarti pandemi ini menyurutkan semangat untuk menjalankan berbagai kegiatan yang tertunda. Dalam menghadapai itu, kita harus bergotong royong untuk memulihkan perekonomian di Indonesia.

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia ikut berkontribusi dalam pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19. Salah satu kontribusi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dalam pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19 yaitu melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya saat ini berbeda dengan Kuliah Kerja Nyata sebelumnya, yang biasanya dilaksanakan secara berkelompok namun kini dilakukan secara individual dan didaerah tempat tinggal mahasiswa. Adapun fokus dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata yaitu pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19 pada bidang pemulihan ekonomi.

Firda Agustin Umma, salah satu mahasiswa semester 7 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya memprogram kegiatan KKN yang bertitik fokus pada peningkatan ekonomi di masa New Normal pandemi Covid-19. Dengan memberikan Pelatihan Bisnis Masker Tie Dye kepada Karang Taruna RW 04 Deles Kecamatam Sukolilo Kota Surabaya.

Yang dilaksanakan selama 12 hari dimulai tanggal 7 Desember 2020. Serta selama kegiatan KKN ini dibimbing oleh Dewi Sri Andika Rusmana, S.I.Kom.,M.Med.Kom selaku Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

KKN Untag Surabaya
Foto kegiatan pewarnaan masker bersama karang taruna

Dijelaskan Firda, masker adalah salah satu bentuk usaha yang bisa dilakukan dengan modal yang minim, umumnya masker hanya kain yang dibentuk berwarna atau kain scuba yang biasanya kita pakai namun saat ini banyak anak muda yang suka ragam hias dan macam warna maka dari itu mahasiswa menggunakan masker sebagai medianya.

Masker yang dibuat oleh mahasiswa akan di hias tie dye, karena dengan trobosan masker tie dye membuat masker sebagai menjadi fashionable karena warna dan motif yang unik serta menarik dan lucu serta membuat ketertarikan pada masker ini. Namun tidak mengurangi nilai fungsi terhadap masker tersebut.

Masker tie dye pada saat ini masih di buru oleh anak muda karena motif dan warna yang unik serta harga yang terjangkau. Maka dari itu sasaran yang paling utama adalah para pemuda pemudi tetapi tidak menutup kemungkinan para ibu-ibu untuk memakai masker ini.

Karena masker ini bisa di gunakan untuk seluruh generasi karena masker tie dye fasionable. Dalam program KKN Firda menyusun media masker tie dye karena penggunaan yang sangat di butuhkan dan harga yang terjangkau. Serta pada KKN ini ditunjukan kepada Karang Taruna karena lebih efektif untuk mempelopori penggunaan masker tie dye.

Rangkaian kegiatan bersama Karang Taruna mulai dari pewarnaan masker selama dua sampai tiga hari agar warna dapat terserap masker dengan maksimal dan tidak mudah luntur. Hingga pembuatan akun sosial media sebagai sarana untuk Karang Taruna memasarkan masker tie dye yang sudah dikerjakan bersama dengan Firda Agustin.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca