Komisi I DPRD Trenggalek Pembahasan Anggaran Pilkades Serentak 2021

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Menghadapi pilihan kepala desa serentak di Kabupaten Trenggalek yang direncanakan digelar bulan April 2021, mengalami peningkatan anggaran sebesar 500 juta lebih.

Pernyataan itu disampaikan oleh Husni Tahir Hamid Ketua Komisi I DPRD Trenggalek saat gelar rapat dengan inspektorat, dinas PMD bagian hukum sekretariat daerah, diruang Banmus. Rabu (17/3).

Bacaan Lainnya

Moh Husni Tahir Hamid Ketua Komisi I menyampaikan dengan digelarnya Pilkades serentak dimasa pandemi, mengalami peningkatan pembiayaan yang cukup besar dan harus menyesuaikan kondisi daerah yang ada.
Peningkatan anggaran dipicu oleh meningkatnya jumlah TPS dan adanya biaya vaksinasi anti gen bagi panitia pelaksana kegiatan tersebut.
” Dengan digelarnya Pilkades dimasa pandemi maka terjadi peningkatan yang cukup besar utamanya bila dilihat dari kenaikan jumlah TPS dan biaya untuk vaksinasi anti gen bagi panitia. Dengan kenaikan jumlah TPS maka secara tidak langsung meningkat pula jumlah panitianya sehingga dari segi honorarium panitia, juga mengalami peningkatan,” jelas Husni.
Ketua Komisi Husni Tahir juga menyampaikan jumlah peningkatan TPS yang akan disiapkan di 15 Desa yang ikut dalam Pilkades serentak diKabupaten Trenggalek.
” Dengan adanya peningkatan jumlah TPS maka dari tenaga panitia jumlahnya juga meningkat. Dari 15 Desa yang akan ikut Pilkades serentak, panitia pelaksana yang awalnya dirancang 100 orang lebih sedikit dengan adanya pandemi mengalami peningkatan menjadi 1000 orang lebih.,” Beber Husni.
Dalam akhir wawancara, Ketua Komisi I Husni berpesan agar pelaksanaan Pilkades serentak benar benar diperhitungkan masak masak terkait penggunaan anggaran.
” Kami berharap untuk penggunaan anggaran benar benar. Dan Komisi I akan mendukung peningkatan anggaran tersebut asal peningkatannya masih dalam tahap kewajaran. Tadi ada permintaan penambahan anggaran untuk vaksinasi antigen bagi panitia. Saya berharap pelaksana untukĀ  memetakan mana panitia yang sudah vaksin dan mana yang belum. Sehingga kedepan penggunaan anggaran bisa diminimalisir,” pungkas Husni.
Mohon diketahui , sampai saat ini proses tahapan pelaksanaan Pilkades serentak diKabupaten Trenggalek sudah dalam tahapan pembagian logistik.*

 

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *