Komisi IV DPRD Banyuwangi Inspeksi Mendadak Jalan Rusak Gendoh Menuju Sragi

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT– Komisi IV DPRD Banyuwangi lakukan inspeksi mendadak (sidak) guna melihat secara langsung kondisi jalan Desa Gendo menuju Desa Sragi yang mengalami rusak parah akibat dari intensitas lalu lalang kendaraan pengangkut material galian C yang sangat tinggi.

“Kita Komisi IV hari ini melakukan sidak, karena jalan Gendoh menuju Sragi ini jalannya rusak parah karena dilewati kendaraan pengangkut material dari tiga lokasi tambang galian C ,” ucap Ketua Komisi IV, Ficky Septalinda saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) jalan rusak di Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, Selasa (16/03/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Ficky, kondisi jalan bergelombang dan terkelupas di Desa Gendo ini, diakibatkan kendaraan pengangkut material tambang yang melebihi tonase sehingga tidak sesuai dengan kapasitas jalan. Untuk itulah, pihaknya melakukan survey ke lapangan yang selanjutnya akan diteruskan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Banyuwangi agar kegiatan pekerjaan pemeliharaan jalan tersebut lebih mengutamakan kualitas bahan yang digunakan agar kuat dan tahan lama.

“ Informasi yang kami terima, tahun ini akan dilakukan kegiatan pemeliharaan jalan oleh Dinas PU. Tentu, kita tidak ingin pemeliharaan jalan yang akan direalisasikan tahun ini menjadi muspro (sia-sia). Untuk itu kita melakukan survey yang kemudian kita sampaikan kepada PU, agar kegiatan pemeliharaan jalan di Desa Gendo ini betul-betul sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat,” tegas Ficky.

Diakui Ficky, banyak ruas jalan rusak dan berlobang di sejumlah wilayah Banyuwangi akibat dilalui kendaraan berat yang mengangkut material tambang. Kondisi ini tentu sangat berbahaya bagi masyarakat yang melalui jalan tersebut.

Untuk itulah, pihaknya akan membuka posko pengaduan masyarakat terkait jalan rusak akibat dilalui kendaraan pengangkut material tambang, untuk selanjutnya aspirasi tersebut akan direkomendasikan kepada pemerintah daerah.

“Kita akan membuka posko pengaduan masyarakat. Sebab, persoalan jalan ini kan masalah krusial. Pengguna jalan harus dilindungi. Kalau tidak diperhatikan, maka akan membuat pengguna jalan tidak nyaman serta menimbulkan banyak kecelakaan. Tentu ini tidak kita inginkan,” tegasnya.

Sementara Kades Gendoh Didik Darmadi berharap Komisi IV bisa memperjuangkan program perbaikan jalan di desanya. Menurutnya, selama ini banyak warga yang mengeluh banyaknya aktifitas pertambangan, yang mengakibatkan akses jalan rusak parah.

“Memang selama ini yang menjadi keluhan warga adalah aktifitas kendaraan pengangkut material tambang yang melebihi tonase ini yang membuat jalan rusak. Terlebih saat musim penghujan, sehingga memperparah rusaknya jalan,” katanya.

Didik menyebutkan ada sekitar 5 titik jalan yang rusak di desanya. Titik terparah berada di dusun Nggantung dan Dusun Klontang, karena kontur jalannya lebih lunak sehingga mudah amblas jika dilewati kendaraan berat.

“Kita sudah sering memberikan teguran, kita sudah sering duduk di kantor desa untuk memikirkan jalan ini supaya ada perbaikan. Namun tidak ada tindak lanjut dari teman-teman pengusaha tambang galian C. Akhirnya jalan rusaknya semakin parah, sehingga kami kesulitan anggaran untuk memperbaiki jalan tersebut,” pungkas Didik.*

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *