Komisi IV DPRD Banyuwangi Mengunjungi Smp Negeri I Kota Pantau Kesiapan Penerapan Protokol Kesehatan KBM Tatap Muka

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Komisi IV DPRD Kabupaten Banyuwangi kunjungan kerja ke SMP Negeri I Banyuwangi untuk melihat kesiapan sekolah menjelang uji coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, Jum’at (22/01/2021).

Rombongan wakil rakyat yang membidangi pembangunan dan pendidikan ini disambut langsung Kepala Sekolah SMPN I Banyuwangi, Supriyadi beserta jajarannya.

Wakil Ketua Komisi IV, Ir.Basuki Rachmad mengatakan, kunjungan Komisi IV ke SMP Negeri I Banyuwangi untuk melihat langsung kesiapan sekolah yang akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

“ Kita ingin melihat langsung kesiapan sekolah yang akan melaksanakan KBM tatap muka khususnya terkait dengan protokol kesehatannya , “ ucap Basuki Rachmad saat dikonfirmasi Awak Media.

Untuk SMP Negeri I Banyuwangi, sambung Basuki,sebenarnya sudah dapat melaksanakan KBM tatap muka karena pihak sekolah telah mempersiapkan secara maksimal fasilitas penerapan SOP protokol kesehatan covid-19.

“ Di SMP Negeri I Banyuwangi ini kami melihat kesiapannya untuk menerapkan SOP protokol kesehatan sudah maksimal untuk melaksanakan KBM tatap muka, tinggal menunggu rekomendasi dari Dinas Pendidikan saja , “ ucap Basuki Rachmad.

Menurut Ketua DPC Partai Hanura Banyuwangi ini, pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan hanya diperbolehkan untuk sekolah yang telah mendapatkan verifikasi dari satuan tugas covid-19.

Dan salah satu yang harus dipenuhi dinataranya ketersedian sarana sanitasi, sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau Handsanitizer, dan menerapkan protokol kesehatan yakni wajib mengunakan masker, memilik alat pengukur suhu badan atau thermogun.

“ SMP Negeri I Banyuwangi ini hanya terkendala akses penjemputan siswa saja, kalau akses untuk masuk kesekolah sudah tidak ada masalah karena aksesnya dibagi dua sehingga tidak menimbulkan kerumunan , “ ucapnya.

SMP Negeri I berencana menembus atau membongkar pagar sisi utara sekolah untuk pintu penjemputan siswa usai KBM, namun terkendala dengan adanya sstren sungai dan bangunan milik warga.

“ Saat ini masih dalam proses negosiasi dengan warga pemilik bangunan untuk membuka akses penjemputan, semoga dapat segera mendapatkan solusi yang terbaik < “ ungkap Basuki.

Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri I Banyuwangi, Supriyadi menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Banyuwangi yang telah memberikan dukungan untuk melaksanakan uji coba KBM tatap muka.

“ Sekolah kami sudah mempersiapkan SOP protokol kesehatan covid-19 secara maksimal sesuai dengan SKB Menteri, dan Alhamdulillah mengijinkan KBM tatap muka apapun zonanya dengan beberapa ketetntuan, “ ucap Supriyadi.

Ketentuan yang pertama adalah infrastruktur pencegahan covid-19 harus memadai, harus ada ijin orang tua siswa dan Bupati memberikan rekomendasi.

“ Saat ini Bupati Banyuwangi sudah memberikan rekomendasi, namun domain yang menentukan sekolah yang boleh menggelar KBM tatap muka adalah Dinas Pendidikan, kita masih menunggu kapan SMP Negeri I ditunjuk untuk melaksanakan KBM tatap muka , “ ucapnya.

Supriyadi menegaskan bahwa sekolahnya telah melakukan pengaturan-pengaturan internal yang mencakup secara keseluruhan SOP protokol kesehatan saat melaksanakan KBM tatap muka di masa pandemi, mulai dari akses keluar masuk sekolah, sirkulasi, jadwal, kesehatan Guru pengajar hingga kurikulumnya.

“ Insyalloh kita siap melaksanakan KBM tatap muka , “ pungkas Supriyadi.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *