Kamis, November 26, 2020
Beranda PERISTIWA KRIMINAL Komplotan Pencuri Relief Makam China Kediri Dibekuk

Komplotan Pencuri Relief Makam China Kediri Dibekuk

REPORTERJIN

KABAR RAKYAT – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota berhasil mengungkap komplotan spesialis pencurian relief makam China jaringan antar kota.

Dalam satu bulan terakhir, komplotan ini sudah banyak beraksi di tiga Wilayah makam China di Kediri. Bahkan kawanan pencuri ini berhasil menggasak puluhan relief makam China dan meraup keuntungan puluhan juta rupiah.

Aksi pencurian barang antik berupa relief pemakaman umum warga Thionghoa di Kediri ini. Berhasil digagalkan polisi, setelah keluarga korban yang makam keluarganya hilang telah melapor ke Kepolisian, Polres Kediri Kota.

Baca : Prosentase Kasus Aktif Jatim Terendah Ke 2 Se Indonesia

Identitas empat orang pelaku pencurian relief China melibatkan jaringan antar kota/kabupaten, masing-masing yakni : Susanto (42) warga Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Teguh (26) dan Abdul (31) keduanya warga Kabupaten Jombang serta Kasiman (51) warga Kabupaten Sidoarjo.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana mengatakan, penangkapan komplotan pencurian relief makam China awal adanya laporan dari korban, yakni Thomas warga Kota Kediri, yang mengetahui relief makam keluarganya di lokasi makam Gunung Klotok hilang.

“setelah mendapatkan laporan dari korban,Satreskrim langsung melakukan penyelidikan. Dan hasilnya pihaknya menangkap basah komplotan pelaku yang sedang beraksi mencuri relief makam china di wilayah Kediri,” terang AKBP Miko Indrayana,Kapolres Kediri Kota saat rilis di Mako, Selasa (27/10/2020).

Baca : 8 Pelanggaran Zebra Semeru 2020 Ditegakan Satlantas Polres Bondowoso

Kempat komplotan spesialis pencurian relief makam china ini mempunyai tugas yang berbeda-beda saat beraksi. Susanto berperan menggali mencongkel dan mengangkat batu relief, Abdul dan Kasiman bertugas mengangkat relief ke truk, serta Teguh berperan sebagai mencari pemesan relief.

“Dari pengakuan tersangka, untuk satu relief mereka jual dengan harga 400.500 ribu rupiah. Kami juga mengamankan barang-bukti berupa 15 relief makam China hasil curian, uang tunai 7 juta rupiah yang merupakan penjualan relief, handphone serta truk yang digunakan untuk mengangkut relief curian,” tambah Miko.

Pihak kepolisian masih terus mengambangkan kasus ini, karena tidak menutup kemungkinan komplotan ini juga beraksi di kota luar kediri. Sedangkan keempat pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara.***

EDITORRichard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca