Minggu, Januari 17, 2021
Beranda JATIM LUMAJANG Komunitas Teman Pasar Gratis Lumajang Bakti Sosial

Komunitas Teman Pasar Gratis Lumajang Bakti Sosial

REPORTERUlum Subekti

KABAR RAKYAT – Ditengah Pandemi Covid 19, Komunitas Teman-Teman Pasar Gratis gelar banti sosial (Baksos) Aksi Kemanusiaan dengan bagikan baju bekas layak pakai, sembako, sayur mayur di jalan Gubernur Soeryo, hari, Selasa (27/10).

Randa, Kordinator Lapangan Baksos omunitas Teman-Teman Pasar Gratis ditemui kabarrakyat.id mengatakan, kegiatan ini bertajuk “Rakyat Bantu Rakyat”.

Kegiatan ini awalnya dari keprihatinan lingkungan sekitar dari sekumpulan anak muda yang prihatin atas kondisi warga yang terdampak Covid-19.

Baca : Cabub Kediri Hanindhito Blusukan Serap Aspirasi Pedagang Pasar dan Usaha Mikro

“Tujuan utamanya, Pasar Gratis ini berbagi dan bisa meringankan beban sesama warga atas dampak pandemi Covid-19,” kata Randa disela kegiatan.

Pasar gratis ini, kata Randa, memang di sengaja lokasinya digelar di Jalan Raya Gubernur Soeryo. Karena lokasinya luas dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Supaya warga yang terdampak Covid-19 berbondong datang untuk mengambil sembako dengan tertib aman dan nyaman.

Randa menjelaskan, pengertian dari kegiatan Pasar Gratis yang bertajuk “Rakyat Bantu Rakyat” di mana dalam pelaksanaanya tidak ada sama sekali adanya transaksi jual beli menggunakan uang.

Baca : Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Pengendalian Covid – 19 di Gambiran

“Pyurr semuanya gratis, tidak dijualbelikan,” tegasnya.

Semua barang dan jasa yang tersedia di pasar ini tidak di komersilkan. “Siapa saja boleh mengambil barang yang telah disediakan. Juga sebaliknya, siapa saja boleh memberi barang atau jasa di pasar gratis. Pada intinya Rakyat Membantu Rakyat,” jelasnya.

Ditanya dari mana sumber dana untuk pengadaan segala macam bentuk barang untuk memenuhi kegiatan selama ini, Randa tegas mengatakan, sumber dana murni iuran dari gabungan komunitas.

Baca : Bea Cukai Kediri Gagalkan Distribusi Rokok Illegal asal Jombang

Tapi bila ada warga ingin partisipasi menyumbang. Dirinya tidak akan menolak jika sumbangan itu dalam bentuk barang. “Komunitas kami sudah sepakat tidak menerima bantuan dalam bentuk uang mas,” tuturnya.

Terpisah, ibu rumha tangga, Manik 52 tahun, warga Desa Jogotrunan Kecamatan Lumajang merasa senang inovasi anak-anak muda membantu warga yang terdampak Covid-19.

Ia bersama tetangganya penasaran dengan adanya pasar gratis. ” Eh ternyata ada, gratis. Lumayan bantuan mereka sangat berharga untuk kebutuhan makan keluarga kami,” katanya.

Baca : Kebakaran di Cungking Banyuwangi, 2 Rumah Ludes

Masih kata Bu Manik, diri merasa terbantu dengan adanya pasar gratis yang dilakukan anak muda yang peduli dengan kondisi ditengah pandemi ini.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca