Kondisi Sakit-sakitan, Tukang Kebun SD Sumberberas Bunuh Diri

  • Whatsapp

1425804992 bunuh diri
Ilustrasi gantung diri. PIXABAY/PRNM

KABAR RAKYAT – Pria inisial SR (60) sebagai tukang kebun di sekolah dasar (SD) Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Banyuwangi nekat bunuh diri dengan cara gantung diri di ruang kantin sekolah.

Kejadian itu menghebohkan warga masyarakat Sumberberas. Pihak keluarga tidak di sangka waktu rumah SR pamitan ke istri pergi ke SD adalah pesan terakhirnya. Maklum saja, di SD itu tidak lagi ada aktifitas sejak pandemi COVID-19.

Bacaan Lainnya

Dengar dari warga ada orang bunuh diri, anggota Polsek Muncar bersama tim medis Puskesmas datang ke TKP SR bunuh diri.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin melalui Kapolsek Muncar Kompol Jaenuri mengatakan, hasil visum luar pihak medis tidak ditemukan tanda kekerasan melainkan murni bunuh diri.

Ditegaskan Kompol Jaenuri, peristiwa bunuh diri terjadi hari, Kamis (7/1) siang, 13.30 WIB. Korban SR adalah berprofesi tukang kebun di SD di Sumberberas.

Terungkapkan peristiwa bunuh diri setelah istri khawatir karena suami tidak kunjung pulang. Padahal jarak rumah dengan SD hanya sekitar 500 meter saja. Istri putuskan datang ke SD. Namun yang didapat SR posisi gantung diri sudah tak bernyawa.

“Istri mendapati korban sudah dalam kondisi gantung diri dengan seutas tali yang terikat pada usuk bambu dalam ruangan kantin SD,” kata Kapolsek Muncar, Jum’at (8/1/2021).

Barang bukti yang diamankan, antara lain seutas tali plastik sekitar 2 meter, sandal japit dan topi.

Setelah dijelaskan, pihak keluarga menerima kenyataan yang terjadi. Karena korban diakui saksi kondisi sakit yang tidak kunjung sembuh.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *