KONI; Ada Yang Salah Mengartikan “Merah Silver Putih”

210 views

KABARRAKYAT.ID – Tudingan KONI dan Dinas Pemuda Olahrga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi harus bertanggungjawab, aksi defile grup marching band menampilkan bendera “merah silver putih” pada pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab 1) Banyuwangi di Stadion Diponegoro, pada Minggu (9/9/2018) lalu, mendapat reaksi santai dari KONI Banyuwangi.

Humas dan Bagian Hukum KONI Banyuwangi, Sutopo dan Ribut Puryadi pada media sudah menjelaskan bahwa bendera yang digunakan para atlit Drum Band saat itu bukanlah Bendera Negara, melaikan hanya sebuah bendera pagelaran.

“Jangan salah menafsirkan, itu hanyalah bendera pagelaran dengan ukuran bujur sangkar 240 cm,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ribut menerangkan bila KONI Banyuwangi, sebagai Lembaga Otoritas Keolahragaan di Indonesia yang ada di wilayah Banyuwangi, sangat memahami aturan UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

“Dalam Undang-Udang, apa yang disebut tentang Bendera Negara kan aturannya sudah jelas, jadi tidak mungkin kita melanggarnya,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan Sutopo, selaku ketua seksi acara Porkab tersebut. Dia mengatakan bila perlu diketahui bersama, jika pada acara Porkab saat itu, panitia dibagi 2, yaitu panitia penyelenggara dan panitia kepgrafi acara pegelaran.

Kemudian, lanjut Sutopo, bendera dalam pagelaran itu bukanlah Bendara Negara Republik Indonesia, melainkan bendera hiburan Drum Band yang dipadukan dalam pagelaran dengan diiringi lagu benderaku. “kami mengerti aturan penggunaan bendera negara yang benar,” tegasnya.

Selain itu, Didik Hermansyah, selaku Panitia seksi acara Panggelaran juga menerangkan bila bendara berwarna merah, silver, dan putih itu adalah bendera Drum Band.

Baca juga:

“Dalam pagelaran Drum Band saat itu, dengan menggunakan bendera 3 warna tersebut, sebagai ilustrasi dan keografi perpaduan Drum Band dengan lagu Benderaku,” bebernya.

Muncul Reaksi Gerakan ‘Kiri’

Situasi hangat-hangat kuku, soal atribut bendera atlet marching band, “Merah Silver Putih” muncul setelah ada akun FB Heru, yang diposting 9 September, pemilik akun bertanya “Mohon ijin tanya pak Yusuf Widyatmoko, diacara pembukaan PORKAB itu bendera mana?kok merah silver putiha”.

Postingan pertanyaan itu biasa saja, namun jadi agak luar bisa, setelah ditangkap oleh Gerakan Politik ‘Kiri’. Apalagi akun Heru itu mendapat tanggapan beberapa akun lainnya, sehinga responnya menimbulkan pro dan kontra. Ada yang mengganggap itu bukan bendera lambang negara melainkan hanya atribut marching band saja. Tapi ada yang menganggap “Merah Silver Putih” itu bendera lambang negara Indonesia.

Reaksi netizen di akun FB, Heru hanya 49 dengan ekspresinya like, tertawa, dan heran. Sedang yang komentar hanya ada 27 akun saja dan telah dibagikan 7 orang akun lainnya.

Reaksi netizen atribut marching band di pembukaan Porkab 1 Banyuwagi hanya biasa saja, tetapi makin luar biasa, disaat ada kelompok ‘kiri’ menjadikan obyek kepentingan eksistensi mereka, yang menganggap warna “Merah Silver Putih” dibawakan atlet marching band melanggar ketentuan lambang negara Merah Putih.

Gerakan Poltik Kiri

Spanduk reaksi atribut marching band, bendera “Merah Silver Putih”

Bahkan saat ini ada baner ukuran spanduk dijalan terpasang diruang publik. Tulisannya, “COPOT/PECAT KETUA KONI YANG TELAH MELECEHKAN BENDERA PUSAKA MERAH PUTIH USUT TUNTAS”. Ada lagi, “COPOT/PECAT KADISPORA YANG TELAH MELECEHKAN BENDERA PUSAKA MERAH PUTIH USUT TUNTAS”.

Seperti diberitakan, Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Banyuwangi pertama resmi dibuka Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Minggu (9/9/2018).

Sebanyak 5000 atlet dari 34 cabang olahraga se Kabupaten Banyuwangi ini akan bertanding dalam event yang dilaksanakan mulai 9 hingga 15 September 2018.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan, gelaran Porkab ini memang baru pertama kali digelar Banyuwangi yang diharapkan menjadi motor pencarian bibit-bibit atlet yang diharapkan bisa memperkuat Kabupaten Banyuwangi di event yang lebih tinggi tingkatannya seperti pada Porprov yang rencananya akan digelar tahun depan di KONI Kabupaten Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro.

“Semangatnya kita harus menciptakan atlet potensial yang bisa membawa harum nama Banyuwangi dikancah nasional maupun internasional. Lewat event ini, kita berharap mutu dan kualitas atlit meningkat, untuk menghadapi lomba yang lebih tinggi jenjangnya,” kata Yusuf Widyatmoko.

Kegiatan Porkab 1 Banyuwangi dipandag masyarakat Banyuwangi sangat positif, sebagai gerakan olahraga prestasi dan penjaringan persiapan Porprov Jatim 2019 mendatang.

Reporter: Rohman/Coi/Choiri

Editor: Coi/Choiri

Banner PDI







Loading...

#atlet #atributmarchingband #cabor #MerahSilverPutih #Porkab

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply