KONI Banyuwangi Jangan Melupakan Etik Sportifitas

390 views
Gus Yazid

Achmad Yazid (Gus Yazid)

KabarRakyat.ID – Tudingan pelanggaran Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dalam pergantian dan pembentukan panitia pemilihan Ketua KONI baru, terus mengelinding bak bola salju.

Kali ini, keprihatinan datang dari AY, Achmad Yazid yang akrab disapa Gus Yazid. Seorang tokoh masyarakat, Wasekjen Majelis Dzikir Nurusalam Athohirin SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), Dewan Penasehat Forum Bela Negara (FBN) DKI KEMENHAN RI, juga dipercaya sebagai Ketua Penasehat PERSEWANGI Banyuwangi.

“Hari ini saya banyak baca berita online, yang memberitakan Pemilihan Ketua KONI Banyuangi yang menyimpang dari AD-ART KONI,” kata Gus Yazid, dikediamannya Pengantigan, Rogojampi Banyuwangi, Jum’at (24/8/2019) malam.

Membaca itu, Gus Yazid ingat moto olahraga adalah menjunjung tinggi nilai etik sportifitas.

“Bagi pemahaman saya dan pernah saya baca. Sportifitas adalah nilai etis yang dijunjung sebagai prinsip bidang olahraga bagi setiap atlet, olahragawan, pengadil dan anggota yang terlibat dalam bidang olahraga untuk mengacu pada perilaku penghormatan, pengakuan dan toleransi hak-hak sesama insan olahraga yang menciptakan persaingan positif. Bukan sebaliknya melanggar etik sportifitas,” jelas Gus Yazid.

Karena, tegasnya, sudah bukan jamannya, olahraga dijadikan ajang kepentingan personal adu gengsi kuat-kuatan, apalagi ajang politik. Sebab, yang paling kasihan adalah atlet, pelatih yang murni ingin berjuang meraih prestasi lewat olahraga.

“Kalau bisa duduk bersama, jangan adu gengsi. Junjung sportifitas sebagai landasan mengawal olahraga pada tempat tertinggi. Apalagi, setahu saya, Ketua KONI Banyuwangi Pak Michael adalah kader Partai Demokrat. Berikan ketenangan pada warga pecinta olahraga,” imbuhnya.

Terkait akan saling lapor melapor ke KONI Jawa Timur dan ke ranah hukum yang lainnya? Gus Yazid berpesan di musyawarahkan itu lebih baik. Sebagai penasehat PERSEWANGI, nanti akan disampaikan pada teman-teman di KONI Pusat.

“Nanti datanya, AD-ART KONI yang dilanggar saya minta. Agar saya juga dapat penjelasan dari teman di Jakarta,” pungkas Gus Yazid.

Banyak diberitakan, pemerhati olahraga di Banyuwangi, Eko Soekartono yang menyayangkan pemilihan Ketua KONI Banyuwangi diduga menyimpang dari AD-ART.

Padahal, AD-ART merupakan bagian dari keabsahan dalam tatanan setruktur organisasi. Sehingga jika pembentukan kepengurusan atau pemilihan ketua umum tidak berdasarkan AD-ART. Maka dapat dipastikan kepengurusan jadi tidak berdasar, dan riskan dengan permasalahan hukum.

Reporter: Choiri

Editor: Richard

#achmad yazid #demokrat #pak AY #sby

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply